Kamis, 4 Juni 2026

Pentingnya Menjaga Lisan agar Terhindar dari Dosa Ghibah dan Fitnah

Gilang Fajar, Ifa.id
- Kamis, 20 Maret 2025 | 20:52 WIB
Pentingnya Menjaga Lisan agar Terhindar dari Dosa Ghibah dan Fitnah (Foto/YouTube)
Pentingnya Menjaga Lisan agar Terhindar dari Dosa Ghibah dan Fitnah (Foto/YouTube)

IFA.id -- Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita tergoda untuk membicarakan keburukan orang lain atau menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

Dua perbuatan ini dikenal sebagai ghibah dan fitnah, yang dalam Islam dianggap sebagai dosa besar.

Islam menekankan pentingnya menjaga lisan dan menghindari perkataan yang dapat menyakiti atau merugikan orang lain. Bagaimana cara agar kita bisa menjauhi ghibah dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari?

Baca Juga: Masyarakat Papua Didorong Dukung Asta Cita Presiden Prabowo untuk Kesejahteraan Menuju Indonesia Emas 2045

Pengertian Ghibah dan Fitnah dalam Islam

Ghibah adalah membicarakan keburukan atau aib seseorang yang tidak ada di hadapan kita. Rasulullah SAW bersabda, "Tahukah kalian apa itu ghibah?" Para sahabat menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui." Lalu Rasulullah SAW bersabda, "(Ghibah adalah) engkau menyebutkan sesuatu yang ada pada saudaramu yang ia tidak menyukainya." (HR. Muslim).

Sementara itu, fitnah adalah menyebarkan informasi yang tidak benar atau mengada-ada sehingga dapat merugikan orang lain.

Allah SWT berfirman: "Dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan." (QS. Al-Baqarah: 191). Ayat ini menunjukkan betapa berbahayanya fitnah dalam kehidupan sosial dan agama.

Baca Juga: Pentingnya Sikap Ramah dalam Islam dan Cara Mengamalkannya

Dampak Buruk Ghibah dan Fitnah

Ghibah dan fitnah memiliki dampak negatif yang besar, baik bagi individu maupun masyarakat. Di antara dampaknya adalah:

  1. Merusak hubungan sosial – Membicarakan keburukan orang lain dapat menimbulkan perpecahan dan permusuhan.

  2. Menghilangkan keberkahan hidup – Dosa lisan seperti ghibah dapat menghalangi datangnya rezeki dan keberkahan dalam hidup.

  3. Menimbulkan dosa besar – Rasulullah SAW mengingatkan bahwa orang yang melakukan ghibah dan fitnah akan mendapatkan balasan yang berat di akhirat.

  4. Mengurangi pahala amal baik – Ghibah dan fitnah bisa menghapus pahala yang telah kita kumpulkan dengan susah payah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X