Kamis, 4 Juni 2026

Ummu Sulaim: Sahabat Rasulullah yang Mengajarkan Keteguhan dan Kesabaran

Gilang Fajar, Ifa.id
- Senin, 24 Februari 2025 | 20:35 WIB
Ummu Sulaim: Sahabat Rasulullah yang Mengajarkan Keteguhan dan Kesabaran (Foto/YouTube)
Ummu Sulaim: Sahabat Rasulullah yang Mengajarkan Keteguhan dan Kesabaran (Foto/YouTube)

IFA.id -- Ummu Sulaim, yang nama aslinya adalah Rumaysha binti Milhan, adalah salah satu sahabat wanita Rasulullah yang terkenal karena keimanannya yang kuat, keteguhan hatinya, dan keberaniannya dalam memperjuangkan Islam.

Ia merupakan salah satu figur wanita dalam sejarah Islam yang memberikan banyak teladan dalam hal keikhlasan, keberanian, serta kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.

Baca Juga: Khalifah Umar bin Abdul Aziz: Pemimpin Zuhud yang Mengutamakan Kesejahteraan Rakyat

Keimanan yang Kuat Sejak Awal

Ummu Sulaym adalah seorang wanita Anshar dari Madinah yang menerima Islam sejak dini. Ia memeluk Islam tanpa ragu-ragu, meskipun suaminya, Malik bin Nadhar, menentang keislamannya.

Dengan penuh kelembutan, ia mengajarkan putranya, Anas bin Malik, untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya. Hal ini membuat Malik marah, dan ia akhirnya meninggalkan Ummu Sulaym. Tidak lama kemudian, Malik meninggal dunia dalam keadaan belum masuk Islam.

Setelah kematian suaminya, Ummu Sulaym tetap teguh dalam keimanannya dan membesarkan Anas dalam suasana penuh ketakwaan.

Ia kemudian mempersembahkan Anas untuk menjadi pelayan Rasulullah sejak usia belia. Keputusannya ini menunjukkan betapa besar kecintaannya kepada Islam dan bagaimana ia ingin mendidik anaknya di bawah bimbingan langsung Rasulullah.

Lamaran dari Abu Thalhah dan Hikmah dalam Pernikahan

Keimanan Ummu Sulaym juga terlihat dalam kisah pernikahannya dengan Abu Thalhah, seorang pria kaya dan berpengaruh di Madinah.

Ketika Abu Thalhah melamarnya, Ummu Sulaym menolak karena Abu Thalhah masih dalam keadaan musyrik. Namun, ia memberikan syarat luar biasa: jika Abu Thalhah masuk Islam, maka keislamannya akan menjadi maharnya.

Abu Thalhah akhirnya menerima Islam dengan ikhlas, dan pernikahan mereka menjadi salah satu pernikahan paling bersejarah dalam Islam.

Keputusan Ummu Sulaym menunjukkan bahwa ia lebih mengutamakan agama daripada harta atau status sosial.

Baca Juga: Kisah Imam Ahmad bin Hanbal: Ulama Besar yang Menginspirasi dengan Kesabaran

Keberanian dalam Peperangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X