-
Perluasan oleh Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M)
- Memperluas area masjid dan mengganti dinding dengan bahan yang lebih kuat.
- Menambahkan tiang-tiang batu sebagai penyangga atap.
-
Renovasi oleh Khalifah Utsman bin Affan (644-656 M)
- Menggunakan batu ukir dan kayu berkualitas tinggi untuk memperkokoh bangunan.
- Memperluas masjid ke arah barat.
-
Perluasan oleh Dinasti Umayyah dan Abbasiyah
- Masjid Nabawi terus diperbesar dengan tambahan arsitektur Islam yang indah.
- Mihrab dan mimbar mulai dibuat untuk memperjelas tempat imam memimpin shalat.
-
Renovasi oleh Kesultanan Utsmaniyah (Abad ke-16 M)
- Sultan Abdul Majid melakukan renovasi besar dengan membangun kubah hijau di atas makam Nabi Muhammad SAW, yang kini menjadi salah satu ciri khas Masjid Nabawi.
-
Perluasan oleh Kerajaan Arab Saudi
- Pada abad ke-20 dan ke-21, Kerajaan Arab Saudi melakukan perluasan masjid secara besar-besaran.
- Kini, Masjid Nabawi dapat menampung lebih dari satu juta jamaah, terutama saat musim haji dan Ramadan.
Baca Juga: Abu Bakar Ash-Shiddiq: Khalifah Pertama dan Penjaga Keutuhan Islam Pasca Wafatnya Rasulullah SAW
Keistimewaan Masjid Nabawi dalam Islam
Masjid Nabawi memiliki beberapa keistimewaan yang menjadikannya salah satu tempat paling utama dalam Islam:
-
Salah Satu Masjid Terbaik dalam Islam
- Rasulullah SAW bersabda:
“Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih baik daripada seribu shalat di masjid lain, kecuali di Masjidil Haram.” (HR. Bukhari dan Muslim).
- Rasulullah SAW bersabda:
-
Raudhah: Taman Surga di Bumi
- Di dalam Masjid Nabawi terdapat Raudhah, area antara mimbar dan makam Rasulullah SAW.
- Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).
-
Makam Rasulullah SAW dan Dua Khalifah
- Di dalam Masjid Nabawi terdapat makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Umar bin Khattab.
- Ini menjadikan masjid sebagai tempat yang sangat istimewa bagi umat Islam yang datang berziarah.
-
Tempat Doa yang Mustajab
- Banyak tempat di dalam Masjid Nabawi yang dipercaya sebagai tempat mustajab untuk berdoa, terutama di Raudhah.
Masjid Nabawi bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban Islam sejak zaman Rasulullah SAW.
Dari masjid inilah, ajaran Islam tersebar ke seluruh dunia.
Sejarah pembangunan dan perkembangannya menunjukkan betapa besar peran masjid ini dalam kehidupan umat Islam.
Keistimewaan yang dimilikinya, seperti Raudhah dan keberadaan makam Rasulullah SAW, menjadikannya salah satu masjid paling suci dalam Islam setelah Masjidil Haram di Mekah.
Bagi setiap Muslim, mengunjungi Masjid Nabawi adalah impian yang sangat mulia, baik untuk beribadah, berziarah, maupun mengambil pelajaran dari sejarahnya yang agung.
Artikel Terkait
Petualangan Ibnu Battuta: Mengungkap Kejayaan Islam di Berbagai Negeri
Imam Al-Ghazali: Cendikiawan yang Menyatukan Filsafat, Syariah, dan Tasawuf
Bagaimana Islam Mengajarkan Kesabaran Melalui Puasa?
Abu Bakar Ash-Shiddiq: Khalifah Pertama dan Penjaga Keutuhan Islam Pasca Wafatnya Rasulullah SAW
Keutamaan Bulan Ramadhan: Bulan Penuh Berkah, Ampunan, dan Pahala Berlipat