Kamis, 4 Juni 2026

Apa Itu Hijrah dalam Islam? Makna dan Implementasinya

- Sabtu, 22 Februari 2025 | 19:47 WIB
Apa Itu Hijrah dalam Islam? Makna dan Implementasinya (Foto/YouTube)
Apa Itu Hijrah dalam Islam? Makna dan Implementasinya (Foto/YouTube)

IFA.id -- 

Hijrah dalam Islam berasal dari kata Arab "hajara" yang berarti meninggalkan, berpindah, atau berpisah dari sesuatu.

Secara historis, hijrah merujuk pada peristiwa berpindahnya Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dari Mekah ke Madinah untuk menyelamatkan diri dari tekanan kaum Quraisy.

Peristiwa ini bukan hanya menjadi titik balik dalam sejarah Islam, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas, baik secara spiritual maupun sosial.

Dalam konteks yang lebih luas, hijrah tidak hanya berarti perpindahan fisik tetapi juga perubahan diri menuju kondisi yang lebih baik.

Hijrah dapat berarti meninggalkan kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang lebih baik, berpindah dari lingkungan yang tidak kondusif menuju lingkungan yang lebih positif, serta memperbaiki diri dalam aspek ibadah dan akhlak.

Baca Juga: Sayyidah Khadijah RA: Wanita Pertama yang Memeluk Islam dan Pendukung Dakwah Nabi Muhammad SAW

Makna Hijrah dalam Kehidupan Sehari-hari

Hijrah dalam Islam memiliki dua makna utama:

  1. Hijrah Fisik

    • Ini merujuk pada perpindahan dari satu tempat ke tempat lain demi menyelamatkan iman, sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabat.

    • Dalam konteks modern, hijrah fisik dapat berarti berpindah dari lingkungan yang buruk ke lingkungan yang lebih mendukung kebaikan.

  2. Hijrah Spiritual dan Mental

    • Hijrah tidak selalu berarti berpindah tempat, tetapi juga meninggalkan perbuatan maksiat dan menuju kehidupan yang lebih Islami.

    • Ini mencakup perubahan dalam pola pikir, kebiasaan, dan tindakan seseorang agar lebih sesuai dengan ajaran Islam.

Rasulullah SAW bersabda: "Seorang Muslim adalah yang orang lain selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan seorang yang berhijrah adalah yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah." (HR. Bukhari dan Muslim)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X