Kamis, 4 Juni 2026

Dari Hafalan ke Mushaf: Bagaimana Al-Qur'an DiModifikasi di Masa Para Khalifah

photo author
- Kamis, 20 Februari 2025 | 23:33 WIB

IFA.id -- Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup. Namun, dalam perjalanannya, proses penulisan dan

pengumpulannya tidak terjadi secara langsung dalam satu waktu. Setelah Nabi Muhammad wafat, para khalifah memiliki peran besar dalam menjaga keaslian Al-Qur'an agar tetap terpelihara hingga sekarang.

Penulisan Al-Qur'an di Masa Nabi Muhammad

Ketika wahyu turun kepada Nabi Muhammad SAW, beliau menyampaikannya kepada para sahabat yang kemudian menghafalnya. Selain itu, beliau juga menunjuk beberapa sahabat

yang dikenal sebagai katib al-wahyi (penulis wahyu) untuk menuliskan ayat-ayat tersebut di berbagai media seperti kulit binatang, tulang, pelepah kurma, dan batu.

Baca Juga: Peningkatan Diri dan Relasi Sosial: Kunci Kehidupan yang Lebih Baik

Beberapa sahabat yang ditugaskan sebagai penulis wahyu antara lain Zaid bin Tsabit, Ubay bin Ka'ab, Mu'awiyah bin Abi Sufyan, dan Abdullah bin Mas'ud . Meskipun Al-

Qur'an sudah ditulis di masa Nabi, ayat-ayatnya belum dikumpulkan dalam satu mushaf yang sistematis karena wahyu masih terus turun hingga wafatnya Rasulullah SAW.

Pengumpulan Al-Qur'an di Masa Khalifah Abu Bakar

Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, muncul tantangan besar dalam menjaga keaslian Al-Qur'an, terutama setelah Perang Yamamah yang terjadi pada masa Khalifah Abu

Bakar Ash-Shiddiq . Dalam pertempuran ini, banyak para penghafal Al-Qur'an (huffazh) yang gugur.

Melihat kondisi ini, Umar bin Khattab mengusulkan kepada Abu Bakar untuk mengumpulkan Al-Qur'an dalam bentuk mushaf tertulis agar tidak ada ayat yang hilang. Awalnya, Abu Bakar

ragu karena hal ini tidak dilakukan oleh Rasulullah, namun setelah menyadari pentingnya langkah ini, ia setuju.

Tugas pengumpulan Al-Qur'an diberikan kepada Zaid bin Tsabit , yang dikenal sebagai sahabat terpercaya dalam penulisan wahyu. Zaid mengumpulkan Al-Qur'an dari berbagai

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X