Kamis, 4 Juni 2026

Afternoontea: Perjalanan Dina Safitri Menghadirkan Kue Premium dengan Misi Sosial

- Sabtu, 1 Februari 2025 | 19:18 WIB
Dina Safitri, Pemilik Afternoontea (Foto/YouTube)
Dina Safitri, Pemilik Afternoontea (Foto/YouTube)

IFA.id -- Sejak 2017, Dina Safitri telah menekuni bisnis kue homemade melalui UMKM miliknya, Afternoontea.

Dengan mengusung konsep kualitas premium dan cita rasa khas Eropa Timur, Dina berkomitmen menghadirkan produk yang tidak hanya lezat tetapi juga sehat, termasuk varian gluten-free untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan preferensi khusus.

Ketertarikannya pada dunia kuliner mendorongnya untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk yang berbeda dari pasaran.

Baca Juga: Filosofi Syukur dan Harmonisasi Kehidupan Ibu Wulan dalam Bertani Organik

Dengan menggunakan bahan-bahan pilihan, Afternoontea berhasil menciptakan kue dengan tekstur dan rasa yang autentik, menjadikannya salah satu merek yang semakin dikenal di industri kuliner rumahan.

Kepercayaan pelanggan semakin meningkat setelah Afternoontea mendapatkan sertifikasi halal serta Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk produknya.

Langkah ini menjadi bukti bahwa Dina tidak hanya fokus pada kualitas, tetapi juga pada legalitas dan kepercayaan konsumennya.

Baca Juga: Menjelajahi 8 Restoran Halal Terbaik di Tokyo: Nikmati Kuliner Jepang Tanpa Khawatir

Untuk memperluas jangkauan pasarnya, Dina aktif berpartisipasi dalam berbagai bazar dan pameran kuliner.

Strategi pemasaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan visibilitas mereknya serta menarik lebih banyak pelanggan.

Setiap acara yang diikuti membawa peluang baru bagi Afternoontea untuk berkembang dan dikenal lebih luas.

Namun, bagi Dina, bisnis bukan hanya tentang keuntungan. Ia memiliki misi sosial yang kuat, di mana sebagian dari keuntungannya disisihkan untuk membantu pedagang keliling manula.

Baca Juga: Pelajaran dari Kehancuran Peradaban Kuno Kesombongan yang Membawa Kehancuran

Baginya, usaha yang sukses adalah yang mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Prinsip kejujuran dan ketulusan dalam menjalankan bisnis menjadi pegangan utamanya, yang ia harapkan juga dapat menginspirasi para pelaku UMKM lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X