IFA.id -- Sejak 2017, Dina Safitri telah menekuni bisnis kue homemade melalui UMKM miliknya, Afternoontea.
Dengan mengusung konsep kualitas premium dan cita rasa khas Eropa Timur, Dina berkomitmen menghadirkan produk yang tidak hanya lezat tetapi juga sehat, termasuk varian gluten-free untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan preferensi khusus.
Ketertarikannya pada dunia kuliner mendorongnya untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk yang berbeda dari pasaran.
Baca Juga: Filosofi Syukur dan Harmonisasi Kehidupan Ibu Wulan dalam Bertani Organik
Dengan menggunakan bahan-bahan pilihan, Afternoontea berhasil menciptakan kue dengan tekstur dan rasa yang autentik, menjadikannya salah satu merek yang semakin dikenal di industri kuliner rumahan.
Kepercayaan pelanggan semakin meningkat setelah Afternoontea mendapatkan sertifikasi halal serta Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk produknya.
Langkah ini menjadi bukti bahwa Dina tidak hanya fokus pada kualitas, tetapi juga pada legalitas dan kepercayaan konsumennya.
Baca Juga: Menjelajahi 8 Restoran Halal Terbaik di Tokyo: Nikmati Kuliner Jepang Tanpa Khawatir
Untuk memperluas jangkauan pasarnya, Dina aktif berpartisipasi dalam berbagai bazar dan pameran kuliner.
Strategi pemasaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan visibilitas mereknya serta menarik lebih banyak pelanggan.
Setiap acara yang diikuti membawa peluang baru bagi Afternoontea untuk berkembang dan dikenal lebih luas.
Namun, bagi Dina, bisnis bukan hanya tentang keuntungan. Ia memiliki misi sosial yang kuat, di mana sebagian dari keuntungannya disisihkan untuk membantu pedagang keliling manula.
Baca Juga: Pelajaran dari Kehancuran Peradaban Kuno Kesombongan yang Membawa Kehancuran
Baginya, usaha yang sukses adalah yang mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Prinsip kejujuran dan ketulusan dalam menjalankan bisnis menjadi pegangan utamanya, yang ia harapkan juga dapat menginspirasi para pelaku UMKM lainnya.
Artikel Terkait
Perjuangan Tulus Pak Yudi dan Bu Sri Mendirikan Sekolah Gratis untuk Pendidikan Inklusif
Mengenal Museum MACAN: Wisata Kekinian yang Penuh Seni dan Sejarah
Filosofi Syukur dan Harmonisasi Kehidupan Ibu Wulan dalam Bertani Organik
Marbot Masjid Kini Sukses Jadi Pengusaha Kuliner! Kisah Wiguna dan Misi Kemanusiaannya
Perjuangan Munadi Merintis Klinik : Tanpa Utang dan Fokus pada Pelayanan