IFA.id – Gelandang Juventus dan mantan pemain Manchester United Paul Pogba terkenal bukan hanya karena keterampilannya di lapangan tetapi juga karena perjalanan spiritualnya yang menarik setelah memeluk islam.
Pogba dilahirkan pada tanggal 15 Maret 1993 di Prancis. Pada tahun 2012, saat usianya 20 tahun, dia memutuskan untuk menjadi mualaf. Keputusan ini mengubah hidupnya dan perjalanan kariernya.
Pogba dibesarkan dalam lingkungan yang beragam, dengan ibunya yang beragama islam.
Baca Juga: Menikmati Kuliner Halal di China: Cita Rasa Autentik yang Ramah Muslim
Terlepas dari fakta bahwa Pogba tidak dibesarkan dalam lingkungan islam secara langsung, ketertarikannya terhadap agama ini mulai meningkat seiring dengan pencarian makna hidup yang lebih dalam.
Dia memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang prinsip-prinsip islam dari berbicara dengan ibunya dan teman-teman dekatnya yang beragama islam.
Ia mengatakan bahwa Al-Quran menjawab banyak pertanyaan yang selama ini mengganggunya, seperti "Apa tujuan hidup saya?" dan "Mengapa ini harus terjadi kepada saya?".
Baca Juga: Seni Tinju dan Spiritualitas: 6 Petinju Muslim yang Mencetak Sejarah di Dunia Tinju
Pogba mengalami perubahan besar dalam hidupnya setelah memeluk islam. Ia mengatakan bahwa agama memberinya ketenangan dan identitas yang dia cari selama ini.
Pogba sering terlihat berdoa sebelum dan setelah pertandingan karena dia terkenal sebagai orang yang taat beribadah. Dia lebih bersyukur atas setiap kemenangan di lapangan karena kesadaran spiritualnya.
Dia juga sering melakukan ibadah umrah ketika memiliki kesempatan, menunjukkan komitmennya terhadap agama yang dia pilih.
Baca Juga: Panduan Kuliner Halal di Amerika Serikat untuk Wisatawan Indonesia
Kisah mualaf Paul Pogba telah menjadi inspirasi bagi banyak penggemar sepak bola dan orang-orang di luar dunia olahraga.
Ia menunjukkan bahwa kedamaian dan pencarian jati diri dapat datang dari mana saja dan kapan saja.
Artikel Terkait
Dia Lebih Cocok Jadi Teman Ketimbang Pasangan Hidup dalam Islam
Ingin Lebih Tenang dan Bebas Stres? 7 Kebiasaan Hidup Mindfulness Ini Sesuai Islam
Nasihat Al-Qur’an Panduan Hidup untuk Generasi Muda
Pelajaran Hidup dari Kisah Habil dan Qabil: Dinamika Kecemburuan yang Menghancurkan Persaudaraan
Mengubah Kesulitan Menjadi Kekuatan Hidup