Mereka percaya bahwa kebiasaan penyembahan berhala yang telah lama berlangsung tidak boleh ditinggalkan. Mereka bahkan mempertanyakan dalam surat Hud ayat 62:
"Wahai Saleh, sesungguhnya kamu pernah menjadi salah satu dari kami yang kami percayai. Apakah kamu melarang kami untuk menyembah apa yang disembah oleh nenek moyang kami?"
Setelah peringatan-peringatan Nabi Shaleh diabaikan, kaum Tsamud melakukan tindakan nekat dengan membunuh Unta Betina Allah.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Talhah bin Ubaidillah: Kesetiaan yang Tak Terbantahkan di Medan Perang
Sebagai konsekuensinya, Nabi Shaleh memperingatkan mereka bahwa azab akan segera datang. Dalam surat Hud ayat 65, ia berkata:
"Bersukarialah kamu semua di rumahmu selama tiga hari. Itu adalah janji yang tidak dapat didustakan."
Selama tiga hari, tanda-tanda azab mulai muncul, dimulai dari warna wajah mereka berubah, menunjukkan bahwa hukuman Allah sudah dekat. Pada hari keempat, suara keras dan gempa bumi menghancurkan semua orang Tsamud.
Kisah ini mengajarkan umat Islam untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah dan menghindari kebiasaan buruk dan tradisi yang menyesatkan.
Semoga kisah Nabi Shaleh AS dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menegakkan kebenaran dan menghindari keangkuhan.
(Dinda Putri R)
Artikel Terkait
Rekomendasi Kuliner Halal di Kota Kasablanka yang Wajib Dicoba
Rekomendasi Makan Halal di Mall Senayan City Jakarta
Mengagumi Keindahan: Rekomendasi Masjid Terindah di Dunia yang Wajib Dikunjungi
Sinergi Pendidikan: LP Ma'arif NU Jabar dan LPP Salman ITB Siapkan Santri NU Hadapi UTBK
Rekomendasi Makanan Halal di Plaza Senayan