Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Inspiratif dari Habsyah: Keteguhan Raja Najasyi dalam Menerima Umat Islam di Tengah Ancaman Quraisy

- Jumat, 17 Januari 2025 | 16:38 WIB
Raja Najasyi dengan kebijaksanaan nya dalam menerima umat islam (foto/pinterest.com)
Raja Najasyi dengan kebijaksanaan nya dalam menerima umat islam (foto/pinterest.com)

IFA.id – Pada awal penyebaran islam, umat muslim menghadapi berbagai bentuk penganiayaan dan penindasan dari kaum Quraisy.

Banyak sahabat Nabi Muhammad SAW harus meninggalkan rumah mereka untuk mencari tempat aman.

Dalam keadaan sulit ini, Nabi Muhammad menyarankan beberapa sahabatnya untuk hijrah ke Habasyah, di mana Raja Najasyi dikenal sebagai raja yang adil dan bijaksana.

Baca Juga: Fenomena Kopi Gerobak Kekinian: Menyajikan Kopi Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Lebih dari 80 sahabat Nabi pergi ke Habasyah untuk mencari perlindungan. Mereka diterima dengan baik oleh raja Najasyi, yang memberi mereka tempat tinggal dan hak-hak mereka sebagai pengungsi.

Ia memahami bahwa para muslim ini adalah korban dari penindasan yang dilakukan oleh kaum Quraisy.

Kaum Quraisy tidak tinggal diam ketika mereka tahu beberapa orang dari umat islam telah melarikan diri ke Habasyah.

Baca Juga: Tangisan Kebahagiaan di Gaza: Kesepakatan Henti Tempur Dirayakan dengan Kegembiraan

Mereka mengirimkan utusan, Umarah bin Walid dan Amr bin Ash, untuk meminta Raja Najasyi mengembalikan orang muslim.

Dalam pertemuan tersebut, utusan Quraisy mencoba melobi dengan membawa hadiah dan mencoba menghancurkan citra umat islam.

Raja Najasyi, bagaimanapun, tidak terlalu terburu-buru dalam membuat keputusan. Ia meminta perwakilan umat islam untuk mendengarkan pendapat mereka secara langsung.

Baca Juga: Perjanjian Gencatan Senjata antara Israel dan Hamas di Gaza, Mengakhiri Konflik yang Terkonsolidasi Selama Lebih dari 460 Hari

Salah satu sahabat Nabi yang menjadi juru bicara, Ja'far bin Abi Thalib, memberikan penjelasan tentang ajaran islam dan keyakinan mereka terhadap Isa Al-Masih.

Raja Najasyi menunjukkan kebijaksanaannya dengan mempercayai tuduhan dari utusan Quraisy dalam dialog tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X