ekonomi-bisnis

Harga Pangan Global Melonjak: Gandum dan Beras Terkena Dampak Cuaca Ekstrem dan Gangguan Produksi

Selasa, 8 Juli 2025 | 14:49 WIB
Ilustrasi bahan pangan (foto/suara.com)

IFA.id - Harga pangan dunia mengalami lonjakan signifikan pada pertengahan tahun 2025, dengan gandum dan beras sebagai dua komoditas yang paling terpengaruh.

Peningkatan harga ini terjadi akibat dampak langsung dari cuaca ekstrem dan gangguan produksi yang terjadi di negara-negara produsen utama.

Gelombang panas, kekeringan, dan banjir telah melanda daerah-daerah penghasil gandum dan beras utama.

Di Argentina, kekeringan mengganggu hasil panen gandum, sementara di Eropa, banjir merusak lahan pertanian.

Baca Juga: Apple Kehilangan Eksekutif AI Utama ke Meta, Persaingan Kecerdasan Buatan Makin Memanas

Di Asia Selatan, gelombang panas menyebabkan kerugian besar bagi petani gandum dan beras.

Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), produksi gandum global sempat tertekan meski ada sedikit kenaikan produksi tahun ini.

Stok gandum global tetap berada di level rendah, yang menyebabkan pasar menjadi sangat sensitif terhadap gangguan pasokan lebih lanjut.

Di sisi lain, efek El Niño pada tahun 2023-2024 juga berdampak pada produksi beras, khususnya di India, yang merupakan eksportir utama beras dunia.

Baca Juga: Antusiasme Investor Membludak, IPO COIN Lebih dari 70 Kali Oversubscribed

Akibatnya, harga beras internasional melonjak tajam dan mencatatkan rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Beberapa negara besar penghasil beras, termasuk India, telah mulai membatasi ekspor mereka guna menjaga pasokan domestik.

Sementara itu, di kawasan Laut Hitam, ketegangan yang terus berlanjut antara Rusia dan Ukraina menyebabkan gangguan pada jalur ekspor gandum.

Negara-negara di Afrika, Timur Tengah, dan Asia Selatan, yang sangat bergantung pada impor gandum dan beras, menjadi yang paling terdampak oleh lonjakan harga ini.

Halaman:

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB