ekonomi-bisnis

Rekomendasi Saham Terbaru Juli 2025: Analisis dan Pilihan Saham Unggulan

Sabtu, 5 Juli 2025 | 17:21 WIB
Ilustrasi status saham. (foto/pinterest)

Semen Baturaja Persero Tbk (SMBR), yang bergerak di sektor infrastruktur, juga menjadi pilihan tepat, dengan rekomendasi "Buy" dan target harga Rp350, terkait dengan proyek infrastruktur nasional yang terus berkembang.

Selain saham-saham yang telah disebutkan, pasar juga melihat banyak perusahaan baru yang meluncurkan penawaran umum perdana (IPO), salah satunya adalah PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).

Perusahaan ini, yang bergerak di sektor energi dan infrastruktur, merupakan bagian dari Grup Prajogo Pangestu, dan menargetkan dana sebesar Rp2,4 triliun dari IPO tersebut.

Di sisi lain, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) juga menarik perhatian pasar karena bergerak di sektor aset digital, menawarkan peluang menarik di pasar kripto lokal. Sementara itu, PT Merdeka Energi Nusantara Tbk (MERI), yang fokus pada energi terbarukan, juga turut memikat minat investor berkat prospek cerah yang dimilikinya.

Baca Juga: Microsoft Pangkas 9.000 Karyawan, Restrukturisasi Massal Warnai Industri

Beberapa saham yang mencatatkan kenaikan signifikan dalam perdagangan terakhir di antaranya adalah Krakatau Steel (KRAS), yang mencatatkan kenaikan hingga 16,3%, serta Mitra Pack (PTMP) dan Sentul City (BKSL), yang masing-masing naik 4,5% dan 5,65%.

Selain itu, Bukalapak (BUKA), sebagai salah satu saham teknologi teraktif, juga menunjukkan kinerja yang bagus dengan kenaikan 4,17%.

Sektor perbankan masih menjadi salah satu sektor yang paling menarik, dengan BBCA dan BMRI menonjol berkat fundamental yang kuat dan potensi dividen yang menarik bagi investor.

Di sektor energi dan baterai, saham ANTM dan MBMA mendapat perhatian lebih karena keduanya diuntungkan oleh tren kendaraan listrik dan fluktuasi harga komoditas yang menguntungkan.

Sektor konsumsi dan infrastruktur juga tidak kalah menarik, dengan HOKI dan SMBR yang mendapat dukungan dari kebijakan pemerintah dan proyek infrastruktur yang sedang berjalan.

Baca Juga: Microsoft Pangkas 9.000 Karyawan, Restrukturisasi Massal Warnai Industri

Di sektor teknologi, saham WIFI dan BUKA menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan, meskipun lebih cocok untuk investor yang ingin spekulasi jangka pendek di tengah tren digitalisasi yang terus berkembang.

Investor disarankan untuk melakukan diversifikasi portofolio dan memperhatikan tren teknikal serta area support-resistance sebelum melakukan transaksi saham.

Memperhatikan saham IPO dengan prospek bisnis yang jelas dan dukungan grup besar juga menjadi langkah yang tepat untuk mengurangi risiko.

Sentimen pasar dan kebijakan pemerintah yang mendukung sektor tertentu perlu terus dipantau agar keputusan investasi yang diambil dapat menghasilkan keuntungan maksimal.

Halaman:

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB