ekonomi-bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp 17.000 per Gram, Dipicu Ketidakpastian Global dan Pelemahan Rupiah

Rabu, 2 Juli 2025 | 18:10 WIB
Harga emas Antam stabil di akhir pekan, tetap dijual Rp1.965.000/gram dan buyback Rp1.814.000, cocok untuk investasi jangka pendek. (Foto/Antam)

IFA.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan Rabu, 2 Juli 2025.

Harga emas Antam naik Rp 17.000 per gram, menjadi Rp 1.913.000 per gram, melanjutkan tren positif setelah sebelumnya juga mengalami kenaikan pada hari Selasa.

Baca Juga: OJK Jatuhkan Sanksi Administratif ke Akseleran Akibat Kasus Gagal Bayar, Pengawasan Sektor Keuangan Diperketat

Kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback emas Antam yang naik ke level Rp 1.757.000 per gram.

Lonjakan harga emas ini menjadikan investasi emas Antam salah satu instrumen dengan kinerja terbaik tahun ini, dengan profit tahunan mencapai 28,44%.

 Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas

Beberapa faktor utama yang memengaruhi pasar global dan domestik telah menyebabkan kenaikan harga emas Antam.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Soroti Dampak PP 28/2024 terhadap Industri Tembakau dan Ekonomi Jawa Timur

Yang pertama adalah ketidakpastian global yang disebabkan oleh gejolak geopolitik, perang dagang, dan kekhawatiran tentang resesi ekonomi di beberapa negara maju, yang mendorong banyak investor untuk beralih ke emas sebagai aset perlindungan.

Kedua, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut mendorong kenaikan harga emas domestik, yang pada gilirannya juga meningkatkan harga emas di pasar internasional.

Selain itu, penurunan indeks dolar AS yang mencapai level terendah sejak Februari 2022 turut meningkatkan permintaan global terhadap emas.

Baca Juga: Sri Mulyani: Pemerintah Tarik Utang Rp250 Triliun untuk Amankan Pembiayaan di Tengah Gejolak Global

Baik investor ritel maupun bank sentral dunia tercatat meningkatkan pembelian emas.

 Permintaan emas yang tinggi di pasar domestik dan global juga turut memperkuat tren kenaikan harga logam mulia ini, yang semakin menarik minat investor.

Halaman:

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB