ekonomi-bisnis

IHSG Anjlok 9,19% di Pembukaan, BEI Hentikan Perdagangan Sementara

Selasa, 8 April 2025 | 23:21 WIB
Ilustrasi status pasar saham. (foto/pinterest)

IFA.id -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan penurunan tajam sebesar 9,19% atau 598,55 poin ke level 5.912,06 pada Selasa (8/4/2025) pukul 09.00 WIB.

Situasi ini mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memberlakukan penghentian sementara perdagangan (trading halt) selama 30 menit guna menjaga stabilitas pasar. 

Data dari RTI menunjukkan bahwa hingga pukul 09.03 WIB, sebanyak 552 saham mengalami penurunan, 9 saham menguat, dan 65 saham stagnan.

Baca Juga: Libur Lebaran, Ekspor Perikanan Indonesia Tembus Rp1 Triliun

Total transaksi mencapai 64.620 kali dengan nilai Rp1,92 triliun dan volume perdagangan sebanyak 1,59 juta saham. 

BEI menjelaskan bahwa tindakan trading halt ini sesuai dengan peraturan yang berlaku, di mana perdagangan dihentikan sementara jika IHSG turun lebih dari 8% dalam satu sesi. Perdagangan dilanjutkan kembali pada pukul 09.30 WIB tanpa perubahan jadwal. 

Penurunan tajam IHSG ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi global dan dampak dari kebijakan tarif baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat terhadap produk Indonesia.

Baca Juga: Ekonomi Nasional Diuji, Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas dan Daya Tahan

Hal ini memicu aksi jual besar-besaran oleh investor, menyebabkan indeks tertekan signifikan.

BEI telah memperbarui ketentuan terkait trading halt dan auto rejection bawah (ARB) untuk mengantisipasi volatilitas pasar.

Jika IHSG turun lebih dari 8%, perdagangan dihentikan sementara selama 30 menit; penurunan lebih dari 15% akan menyebabkan trading halt tambahan selama 30 menit; dan jika penurunan melebihi 20%, perdagangan dapat dihentikan hingga akhir sesi atau lebih, sesuai instruksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB