ekonomi-bisnis

Indonesia Resmi Bergabung dengan New Development Bank untuk Percepat Pembangunan Nasional

Rabu, 26 Maret 2025 | 21:57 WIB
Indonesia resmi bergabung dengan New Development Bank BRICS untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan akses pendanaan strategis. (Foto/BPMI Setpres)

IFA.id -- Indonesia secara resmi menjadi anggota New Development Bank (NDB) setelah pengumuman oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Presiden NDB, Dilma Rousseff, di Istana Merdeka, Jakarta, pada 25 Maret 2025.

Keputusan ini diambil setelah evaluasi oleh Kementerian Keuangan dan diharapkan dapat mempercepat transformasi pembangunan nasional.

NDB, yang didirikan oleh negara-negara BRICS—Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan—bertujuan untuk mendukung proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan di negara berkembang.

Baca Juga: Putrama Wahju Setyawan Resmi Jabat Direktur Utama BNI Gantikan Royke Tumilaar

Presiden NDB, Dilma Rousseff, menyambut baik keanggotaan Indonesia, menganggapnya sebagai langkah penting dalam memperkuat aliansi dengan negara berkembang lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas potensi kerja sama di berbagai sektor prioritas, termasuk energi terbarukan, infrastruktur, dan pengembangan teknologi.

Rousseff menyoroti minat NDB dalam mendukung proyek biodiesel dan pengembangan teknologi di Indonesia. 

Baca Juga: Agus Gumiwang: Investor Manufaktur Tetap Serbu Indonesia Meski IHSG Alami Penurunan

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa keanggotaan Indonesia di NDB akan memperkuat akses pendanaan untuk proyek strategis nasional.

Ia juga menyebut potensi kolaborasi antara NDB dan lembaga keuangan dalam negeri seperti Danantara.

Dengan bergabungnya Indonesia ke dalam NDB, diharapkan kerja sama internasional dalam pembangunan berkelanjutan semakin erat, mendukung transformasi ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB