ekonomi-bisnis

Agus Gumiwang: Investor Manufaktur Tetap Serbu Indonesia Meski IHSG Alami Penurunan

Rabu, 26 Maret 2025 | 21:54 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. (Foto/Golkarpedia)

IFA.id -- Sektor industri manufaktur Indonesia terus menarik minat investor, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan bahwa 198 perusahaan sedang membangun fasilitas produksi baru dengan rencana penyerapan tenaga kerja mencapai 24.568 orang. 

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menyatakan bahwa data tersebut diperoleh melalui laporan ke Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) selama Januari hingga Februari 2024.

Baca Juga: Fore Coffee Menuju IPO: Mengenal Pendiri di Balik Ekspansi Global

Ia menekankan bahwa banyak investor masih tertarik membangun fasilitas produksi di Indonesia, yang akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. 

Sementara itu, IHSG pada Senin, 24 Maret 2025, turun 22,03 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.236,15. Indeks LQ45 juga mengalami penurunan 5,79 poin atau 0,84 persen ke posisi 686,23.

Kemenperin terus memantau perkembangan pasar modal dan mengkaji dampaknya terhadap sektor manufaktur.

Baca Juga: Alexander Halim Kusuma Ditunjuk sebagai Presiden Komisaris Baru Erajaya, Gantikan Ardy Hady Wijaya

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa sektor manufaktur terus berkembang dan menyerap lebih banyak tenaga kerja dibandingkan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK).

Data SIINas menunjukkan bahwa hingga 2024, sebanyak 1.082.998 tenaga kerja baru telah terserap di industri manufaktur yang mulai beroperasi tahun ini, jauh lebih besar dibanding jumlah PHK yang dilaporkan ke Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu 48.345 orang di semua sektor ekonomi. 

Dengan pertumbuhan ini, Kemenperin optimistis sektor manufaktur akan terus menjadi tulang punggung perekonomian nasional dan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB