IFA.id -- Sebelum tren kue kekinian artis merebak, Brownies Amanda sudah lebih dulu eksis dengan cita rasa khas yang tetap konsisten hingga kini.
Dibalik kesuksesan merek ini, ada sosok inspiratif, Sumi Wiludjeng, yang memulai bisnisnya dari katering rumahan.
Berawal dari eksperimen resep brownies kukus yang ia dapatkan dari saudaranya, Sumi terus mencoba hingga menemukan rasa yang pas.
Baca Juga: Haji Syamsalis dan Sukses Sabana Fried Chicken: Bisnis Ayam Goreng Halal Berkembang Pesat
Resepnya pun mendapat respons positif dari pelanggan, berkembang dari pemesanan kecil hingga permintaan yang terus meningkat.
Pada tahun 2000, bersama keluarganya, ia resmi membangun bisnis dengan nama Amanda yang berarti Anak Menantu Damai, mencerminkan harapannya agar usaha ini berjalan harmonis.
Meski sempat mengalami kendala, termasuk kebakaran yang menghanguskan tokonya, Sumi tetap gigih membangun kembali bisnisnya di lokasi baru.
Baca Juga: Dari Cleaning Service hingga Pengusaha Sukses: Perjalanan Nurul Atik Membangun Rocket Chicken
Tak disangka, perpindahan tersebut justru mendongkrak popularitas Brownies Amanda. Pada tahun 2004, merek ini resmi dipatenkan, dan penjualannya meningkat hingga 50% setiap tahun.
Dengan inovasi varian rasa serta strategi pemasaran melalui berbagai bazaar, Brownies Amanda terus berkembang.
Kini, bisnis ini memiliki lebih dari 100 gerai di seluruh Indonesia dan menjual ribuan kotak brownies setiap hari, membuktikan bahwa kualitas dan ketekunan adalah kunci sukses sebuah usaha.