IFA.id -- SilverQueen, merek cokelat yang sering dikira berasal dari luar negeri, ternyata asli Indonesia.
Di Indonesia, SilverQueen menjadi merek cokelat lokal yang paling banyak diburu, dengan lonjakan permintaan hingga 20% setiap tahunnya.
Dengan cita rasa khas dan harga yang terjangkau, SilverQueen semakin diminati, terutama setelah meluncurkan varian cokelat batangan seberat 1 kg.
Meskipun kerap disangka sebagai produk luar negeri, SilverQueen adalah cokelat asli Indonesia yang berasal dari Garut, Jawa Barat.
Baca Juga: Mamitoko, Toko Kue yang Bikin Lapis Legit dan Bika Ambon Viral Kembali
Merek ini memiliki sejarah panjang sejak era kolonial Belanda dan pernah menjadi favorit Presiden Soekarno.
Produksi SilverQueen dimulai oleh Ceres N.V., perusahaan cokelat tertua di Asia, sebelum akhirnya diambil alih oleh pengusaha asal Myanmar, Ming Chee Chuang, pada 1942.
Ming berinovasi dengan menciptakan cokelat batangan yang dicampur kacang mede agar lebih tahan terhadap iklim tropis.
Inovasi ini sukses menjadikan SilverQueen sebagai merek cokelat khas Indonesia yang digemari banyak orang.
Baca Juga: Mykonos, Parfum Lokal yang Tembus Pasar Asia dengan Aroma Manis
Kesuksesan ini berlanjut hingga bisnisnya diwariskan kepada kedua anaknya, John Chuang dan Joseph Chuang.
Kini, di bawah naungan Petra Foods yang kemudian berganti nama menjadi Delfi, SilverQueen terus berkembang dan merambah pasar internasional.
Tak hanya menguasai pasar Asia Tenggara, perusahaan ini juga memiliki pabrik di berbagai negara, termasuk Meksiko dan Brasil.
Berkat inovasi dan ekspansinya, Delfi kini menjadi salah satu produsen cokelat terbesar di dunia.