ekonomi-bisnis

Berawal dengan Modal Rp200 Ribu, Bisnis Batik Ini Raup Ribuan Order Berkat Strategi Digital

Senin, 10 Februari 2025 | 22:27 WIB
Anton Wibowo dan Zulfikri Ridwanul Khaq, Founder dan Co-Founder WOU Batik (Foto/YouTube)

Didirikan sejak 2016, WOU Batik berkembang pesat dan kini berada di bawah naungan WOU Group, yang menaungi lima lini bisnis di bidang fashion dan jasa kesehatan.

Baca Juga: Kisah Sukses Qonny Ilma Nafianti: Peternak Ayam Sentul dengan Omzet Rp40 Juta Per Bulan

Berkantor pusat di Jl. Ir. Sutami No. 53, Jebres, Kota Surakarta, WOU Group terus mengembangkan usahanya dan memperluas jangkauan pasarnya di Indonesia.

Kesuksesan bisnis ini tidak lepas dari pemahaman mereka terhadap algoritma marketplace.

Dengan mempelajari cara kerja Shopee, mengoptimalkan judul produk, serta menampilkan foto yang menarik, penjualan mereka meningkat drastis.

Bahkan, mereka mendapat pengakuan dari Shopee sebagai salah satu penjual yang berhasil melakukan ekspor batik ke luar negeri.

Baca Juga: Rais 'Aam PBNU Sebut Peran Penting Emak-emak Layaknya Madrasah

Selain strategi penjualan, pengelolaan karyawan juga menjadi perhatian utama. Menurut mereka, kenyamanan dan gaji adalah dua faktor utama yang menentukan loyalitas karyawan.

Dengan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan fleksibel, mereka mampu menjaga tim tetap solid meskipun tidak selalu bisa menawarkan gaji besar di awal.

Tantangan terbesar datang saat pandemi COVID-19, yang menyebabkan penurunan penjualan hingga 80%. Namun, mereka tidak menyerah.

Mereka cepat beradaptasi dengan membuka usaha baru di bidang distribusi oksigen, yang akhirnya berkembang pesat dan kini beroperasi di 10 kota di Indonesia.

Baca Juga: Jualan di Gang Raup Omzet Miliaran: Kisah Sukses Tanpa Hutang Bank

Tidak hanya fokus pada keuntungan, pemilik bisnis ini juga aktif dalam kegiatan sosial. Mereka menjalankan program anak asuh bagi anak-anak yatim yang ingin menempuh pendidikan agama di pesantren.

Biaya pendidikan mereka ditanggung sepenuhnya, dengan harapan dapat memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus.

Bagi mereka, kunci keberhasilan dalam bisnis adalah ketekunan dan konsistensi. Gagal satu kali bukan berarti menyerah, melainkan harus menjadi bahan evaluasi untuk terus berkembang.

Halaman:

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB