ekonomi-bisnis

Berawal dengan Modal Rp200 Ribu, Bisnis Batik Ini Raup Ribuan Order Berkat Strategi Digital

Senin, 10 Februari 2025 | 22:27 WIB
Anton Wibowo dan Zulfikri Ridwanul Khaq, Founder dan Co-Founder WOU Batik (Foto/YouTube)

IFA.id -- Brand fashion batik asal Surakarta, Jawa Tengah, WOU Batik, semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Di balik kesuksesan ini, terdapat sosok Anton Wibowo, Founder WOU Group, yang memulai usahanya dari nol.

Awalnya, ia hanya seorang reseller pakaian batik couple (sarimbit) yang dipasarkan melalui Facebook.

Dengan sisa modal Rp200 ribu, ia berani berinvestasi dalam iklan untuk menarik lebih banyak pelanggan.

Respon positif dari pasar membuatnya semakin yakin untuk terus mengembangkan bisnisnya dengan memutar kembali modal dan keuntungan yang diperoleh.

Baca Juga: Sukses di Usia 26 Tahun! Anang Fachrul Rozy Raup 600 Juta Per Bulan dari Bisnis Digital

Dalam perjalanan bisnisnya, Anton mengajak sahabat lamanya, Zulfikri Ridwanul Khaq atau Mas Fikri, untuk bergabung sebagai partner.

Ia percaya bahwa keahlian Fikri dapat membawa dampak besar dalam perkembangan usaha mereka.

Keputusan ini terbukti tepat, karena pada tahun 2019, WOU Batik berhasil menjadi salah satu penjual batik terbesar di Shopee.

Meski menghadapi berbagai tantangan di awal, seperti kesulitan merekrut karyawan dan membangun sistem operasional yang efisien, bisnis ini terus berkembang.

Baca Juga: Cuan Besar dari Live Streaming! Desi Indarti Raup Rp800 Juta Sekali Live

Saat ini, mereka memiliki tim yang terdiri dari 67 orang dengan berbagai posisi strategis, termasuk kepala marketing dan kepala gudang.

Melihat peluang di segmen pasar menengah, pada tahun 2020 Anton dan timnya meluncurkan WOU Batik Premium, yang memberdayakan perajin batik dari Solo dan Sragen.

Dengan fokus pada inovasi dan kualitas, mereka terus membangun merek yang kuat dan terpercaya di industri fashion batik.

Halaman:

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB