IFA.id -- Di tengah meningkatnya permintaan pasar akan ikan konsumsi, bisnis pembibitan ikan Nila menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
Salah satu pelaku usaha yang sukses di bidang ini adalah Ipik Nur Halim, seorang warga Desa Canggu, Dusun Surowono, Kecamatan Badas.
Berawal dari usaha ikan hias sejak tahun 2000-an, Ipik kini fokus pada pembibitan ikan Nila, baik Nila Hitam maupun Nila Merah.
Proses pemijahan ikan Nila terbilang mudah. Ikan betina yang siap bertelur idealnya berusia antara 8 bulan hingga 1 tahun.
Baca Juga: Setengah Miliar Per Bulan! Pengusaha Muda Ini Bagikan Rahasia Suksesnya
Setelah pemijahan, air dan pakan harus dikelola dengan baik untuk mendukung pertumbuhan benih.
Ada dua metode utama dalam pemijahan ikan Nila, yaitu di lahan persawahan dan di kolam bundar.
Kedua metode ini memiliki keunggulan masing-masing, tetapi kestabilan lingkungan, terutama kondisi tanah dan kualitas air, harus tetap terjaga.
Agar usaha berjalan optimal, perawatan rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali. Pengolahan tanah dan pengendalian penyakit menjadi kunci keberhasilan dalam pembibitan ikan Nila.
Baca Juga: Sukses di Usia 26 Tahun! Anang Fachrul Rozy Raup 600 Juta Per Bulan dari Bisnis Digital
Ipik menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kestabilan tanah, terutama untuk kolam bundar, agar hasil budidaya lebih maksimal.
Dengan pengalaman panjang di dunia perikanan, Ipik membuktikan bahwa bisnis pembibitan ikan Nila bisa dimulai dengan modal kecil namun berpotensi menghasilkan keuntungan besar.
Dengan perawatan yang tepat dan strategi pemasaran yang baik, usaha ini dapat berkembang dan menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan bagi masyarakat.