IFA.id -- Di usia yang masih muda, Regi Zamzam Jauhary telah membuktikan bahwa bertani bisa menjadi profesi yang menjanjikan.
Berasal dari Tanjung Pura, Tasikmalaya, ia memilih untuk menekuni hidroponik sejak 2021 dengan fokus menanam selada Bogor.
Keputusan ini bukan tanpa tantangan, tetapi dengan ketekunan dan keyakinan, ia kini berhasil meraih penghasilan ratusan juta rupiah.
Regi memulai usahanya di tengah pandemi, saat sulit mencari pekerjaan. Banyak yang meragukan pilihannya untuk terjun ke dunia pertanian, tetapi ia bertekad membuktikan bahwa petani juga bisa sukses.
Baca Juga: Bangkit dari Utang 700 Juta, Pemuda Ini Sukses Jadi Miliarder di Usia 29 Tahun
Dalam perjalanan usahanya, ia menghadapi berbagai kendala, seperti serangan hama dan cuaca ekstrem, terutama saat musim kemarau.
Selain itu, persaingan dengan petani konvensional membuat harga produk hidroponik sering tertekan.
Namun, dengan ketelitian dan pemahaman yang mendalam tentang perawatan tanaman, Regi mampu menjaga kualitas hasil panennya.
Untuk memasarkan produknya, Regi tidak hanya mengandalkan penjualan langsung, tetapi juga membangun jaringan dengan berbagai pasar, termasuk di luar daerah.
Baca Juga: Berawal dari Modal Rp300 Ribu, Pemuda 22 Tahun Ini Raup Omzet Ratusan Juta
Strategi ini membantu memastikan distribusi yang stabil dan harga jual yang lebih menguntungkan.
Ia juga percaya bahwa kolaborasi dengan petani lain adalah kunci pertumbuhan bersama. Baginya, sukses bukan hanya soal keuntungan pribadi, tetapi juga bagaimana menciptakan peluang bagi orang lain untuk berkembang bersama.
Selain kerja keras, Regi juga selalu memegang teguh keyakinan bahwa setiap usaha tidak akan sia-sia.
Ia percaya bahwa Tuhan selalu memberi jalan bagi mereka yang berusaha. Sikap pantang menyerah dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman menjadi prinsip hidupnya.