ekonomi-bisnis

Sukses Berbisnis Dawet, Pengusaha Muda Ini Raup Omzet Miliaran Rupiah

Sabtu, 8 Februari 2025 | 18:21 WIB
Mas Alim, owner Dawet Kemayu (Foto/YouTube)

IFA.id -- Kesuksesan dalam dunia bisnis tidak hanya bergantung pada modal yang besar, tetapi juga pada strategi dan keterampilan yang tepat.

Hal ini dibuktikan oleh Mas Alim, seorang pengusaha muda yang berhasil membangun bisnis dawet hingga meraih omzet miliaran rupiah.

Perjalanan bisnisnya tidak dimulai dengan modal fantastis, melainkan dengan perencanaan matang dan uji pasar yang cermat.

Dalam menjalankan bisnis, Mas Alim menyadari bahwa memiliki modal besar tanpa keterampilan yang memadai tidak akan menjamin kesuksesan.

Baca Juga: Resep Roti Canai Halal Khas Malaysia yang Empuk

Oleh karena itu, ia lebih mengutamakan pemahaman tentang pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, serta strategi bisnis jangka panjang.

Saat memulai usahanya, Mas Alim hanya mengeluarkan modal sekitar tujuh hingga delapan juta rupiah untuk membuat satu gerobak prototipe.

Pendekatan ini dilakukan untuk memvalidasi produk sebelum memperluas bisnis melalui model kemitraan.

Kesuksesan bisnis dawet ini tidak terjadi dalam semalam. Mas Alim memilih untuk berfokus pada produk minuman tradisional yang sudah dikenal luas dan memiliki pasar yang stabil, alih-alih mengejar tren sesaat yang mungkin cepat menghilang.

Baca Juga: Makanan Halal yang Bisa Dibawa ke Acara Piknik

Keputusan tersebut terbukti tepat, karena bisnisnya terus berkembang dengan jumlah pelanggan yang semakin loyal.

Namun, perjalanan bisnis tidak selalu mulus. Tantangan terbesar yang dihadapinya adalah fluktuasi omzet yang sangat bergantung pada musim dan permintaan pasar.

Misalnya, selama bulan Ramadhan, pendapatannya bisa mencapai satu miliar rupiah, sementara di bulan-bulan biasa, angka tersebut berkisar antara tiga ratus hingga tujuh ratus juta rupiah.

Untuk mengatasi tantangan ini, ia menerapkan strategi manajemen keuangan yang baik agar bisnis tetap stabil sepanjang tahun.

Halaman:

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB