IFA.id -- Winarno, mantan pekerja kapal pesiar, memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya demi mengejar hobi bertani yang telah lama ia gemari.
Keputusan besar ini membawanya untuk mendirikan Saung Paribon, sebuah tempat wisata kebun buah yang menggabungkan konsep edukasi dan rekreasi.
Berlokasi di lingkungan yang asri, Saung Paribon menawarkan berbagai jenis tanaman buah, serta kegiatan edukatif yang menarik bagi pengunjung dari berbagai usia.
Awalnya, berkebun hanya menjadi hobi bagi Winarno. Namun, berkat tekad dan kecintaannya pada pertanian, hobi ini berkembang menjadi usaha yang sukses.
Baca Juga: Perjalanan Rizal Ananda Mulya: Dari Jualan Pentol Hingga Sukses Mengelola Juragan Sambal Bakar
Ia mempelajari teknik bertani modern untuk meningkatkan hasil panen, memastikan tanaman di kebunnya menghasilkan buah berkualitas tinggi.
Kolaborasi dengan berbagai tempat wisata lain juga membantu Saung Paribon dikenal lebih luas, sekaligus memperluas jangkauan pasarnya.
Sumber pendapatan utama Saung Paribon berasal dari penjualan tiket masuk serta program edukasi yang diberikan kepada para pengunjung.
Di kebunnya, pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam dan segarnya buah-buahan, tetapi juga mendapatkan pengetahuan tentang teknik bertani dan pentingnya menjaga lingkungan.
Baca Juga: Kerja 4 Jam Sehari, Penghasilan Tembus 7 Juta!
Melalui Saung Paribon, Winarno juga ingin menginspirasi generasi muda untuk tidak takut memilih profesi sebagai petani, yang sering kali dipandang sebelah mata.
Dengan memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan kebunnya, Saung Paribon kini semakin dikenal dan ramai dikunjungi.
Kisah Winarno menunjukkan bahwa dengan passion, ketekunan, dan inovasi, perubahan karir yang drastis pun dapat membawa kesuksesan.
Ia membuktikan bahwa pertanian bukan hanya tentang bercocok tanam, tetapi juga menjadi cara untuk berbagi pengetahuan, menciptakan pengalaman berharga, dan menikmati hidup yang lebih dekat dengan alam.