ekonomi-bisnis

Bisnis yang Berorientasi pada Keberlanjutan dalam Islam

Sabtu, 25 Januari 2025 | 11:50 WIB
Ilustrasi etika bisnis dalam islam (pexels)

IFA.id -- Dalam Islam, bisnis tidak hanya dipandang sebagai cara untuk memperoleh keuntungan pribadi, tetapi juga sebagai sarana untuk memberikan manfaat bagi umat manusia dan lingkungan sekitar.

Islam mendorong umatnya untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan, baik dari sisi sosial maupun lingkungan. Bisnis yang mengabaikan dampak sosial atau lingkungan tidak akan mendatangkan keberkahan.

Baca Juga: Destinasi Wisata Halal di Arab Saudi yang Menyuguhkan Keindahan dan Kekayaan Budaya

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya." (QS. Al-A'raf: 56).

Dalam dunia bisnis, keberlanjutan dapat diwujudkan dengan cara menjaga lingkungan, meminimalkan pemborosan, dan memastikan produk yang dijual tidak merusak kesehatan atau kesejahteraan masyarakat.

Sebagai contoh, bisnis yang bergerak di bidang produksi makanan atau barang konsumen harus memperhatikan kualitas dan kehalalan produk serta dampaknya terhadap kesehatan konsumen.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang menanam tanaman atau menanam pohon dan memakannya, maka ia akan mendapat pahala." (HR. Bukhari).

Baca Juga: Kisah Inspiratif Cinta Laura Kiehl dalam Mengungkap Pandangan Uniknya Tentang Islam dan Kehidupan

Dengan menerapkan prinsip keberlanjutan dalam bisnis, seorang Muslim tidak hanya meraih keuntungan materi, tetapi juga keberkahan dari Allah SWT, serta turut menjaga bumi dan sesama dari kerusakan. Bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan juga memberikan dampak positif bagi lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, dan kesejahteraan sosial yang lebih luas.

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB