IFA.id -- Pada ajang Bloomberg New Energy Finance (BNEF) Summit 2025 yang digelar di New York pada Selasa (29/4/2025), Hashim S. Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Indonesia untuk Iklim dan Energi, secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia siap untuk menerima investasi global.
Dalam pidatonya, Hashim menekankan bahwa Indonesia, sebagai negara dengan sumber daya alam yang melimpah, sangat terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
“Indonesia is open for business. Kami sangat terbuka bagi investor global untuk berinvestasi di sektor energi bersih dan berkelanjutan.
Negara kami memiliki potensi luar biasa, baik dari segi sumber daya alam maupun potensi pasar,” ujar Hashim Djojohadikusumo di hadapan para pemimpin industri energi dan investor global yang hadir dalam acara tersebut.
Hashim juga memaparkan komitmen pemerintah Indonesia untuk mencapai target ambisius dalam menanggulangi perubahan iklim, yakni mencapai net-zero emissions pada 2060 atau lebih cepat.
Dalam kerangka ini, Indonesia berencana untuk meningkatkan proporsi energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional hingga mencapai 75% dalam beberapa dekade mendatang.
Untuk mendukung hal ini, Indonesia akan membangun infrastruktur yang diperlukan, termasuk pengembangan 70.000 kilometer jaringan transmisi pintar yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia, guna memastikan distribusi energi terbarukan yang efisien dan merata.
Hashim menekankan bahwa proyek-proyek ini akan memberikan peluang investasi yang menguntungkan bagi para investor, sekaligus mendukung ekonomi hijau yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Hashim juga menyatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif, dan transparan bagi semua pihak.
Negara ini menawarkan insentif investasi yang menarik, termasuk kemudahan perizinan dan jaminan perlindungan hukum, untuk menarik lebih banyak investor asing, terutama di sektor energi bersih dan teknologi ramah lingkungan.
Selain itu, Hashim juga menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam transformasi energi Indonesia, dengan harapan bahwa sektor ini dapat menjadi katalisator bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.
Artikel Terkait
Hashim Djojohadikusumo Umumkan Indonesia Siap Menjadi Tujuan Investasi Global di BNEF Summit New York
Hashim Djojohadikusumo Umumkan Indonesia Siap Menjadi Tujuan Investasi Global di BNEF Summit New York
Hashim Djojohadikusumo Umumkan Indonesia Siap Menjadi Tujuan Investasi Global di BNEF Summit New York
Hashim Djojohadikusumo Umumkan Indonesia Siap Menjadi Tujuan Investasi Global di BNEF Summit New York
Hashim Djojohadikusumo Umumkan Indonesia Siap Menjadi Tujuan Investasi Global di BNEF Summit New York