Kamis, 4 Juni 2026

IMF Peringatkan Dampak Tarif Trump: Pertumbuhan Ekonomi Global Terancam Melambat

- Rabu, 23 April 2025 | 23:51 WIB
IMF peringatkan kebijakan tarif Trump bisa perlambat pertumbuhan ekonomi global, proyeksi 2025 turun jadi 2,8%.. (Yuri Gripas)
IMF peringatkan kebijakan tarif Trump bisa perlambat pertumbuhan ekonomi global, proyeksi 2025 turun jadi 2,8%.. (Yuri Gripas)

IFA.id -- Dana Moneter Internasional (IMF) mengeluarkan peringatan keras terhadap kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang dinilai memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi global.

IMF memangkas proyeksi pertumbuhan global tahun 2025 menjadi 2,8%, turun dari estimasi sebelumnya sebesar 3,3%. 

Kepala Ekonom IMF, Pierre-Olivier Gourinchas, menyatakan bahwa perang dagang yang dipicu oleh kebijakan tarif AS telah menciptakan ketidakpastian besar dalam sistem perdagangan internasional.

"Kita memasuki era baru di mana sistem ekonomi global selama hampir satu abad terakhir tengah di-reset," ujarnya. 

Baca Juga: Itinerary Liburan Seru 3 Hari 2 Malam di Jakarta: Wisata, Kuliner, dan Hiburan

Selain pertumbuhan ekonomi, IMF juga mencatat bahwa inflasi global diperkirakan akan turun lebih lambat dari perkiraan sebelumnya, mencapai 4,3% pada tahun 2025 dan 3,6% pada tahun 2026.

Proyeksi pertumbuhan perdagangan global juga dipangkas menjadi hanya 1,7% pada 2025, akibat fragmentasi ekonomi dan penurunan tajam dalam perdagangan bilateral antara China dan AS. 

IMF menyoroti bahwa eskalasi ketegangan dagang dapat memicu volatilitas pasar keuangan dan memperketat kondisi keuangan secara global.

Gourinchas menekankan pentingnya pemulihan kejelasan dan prediktabilitas dalam sistem perdagangan global untuk mencegah dampak negatif lebih lanjut. 

Baca Juga: Aktivitas Kegempaan Gunung Marapi Meningkat, Status Tetap Waspada

Di tengah ketegangan perdagangan, IMF juga mencatat melemahnya Dolar AS. Meskipun penyesuaian pasar valuta asing berlangsung secara teratur, prospek jangka menengah tetap suram, dengan pertumbuhan lima tahun ke depan diperkirakan hanya sebesar 3,2%, kecuali jika ada reformasi struktural besar. 

IMF mengimbau negara-negara untuk menghindari kebijakan proteksionis dan bekerja sama dalam menciptakan sistem perdagangan yang lebih stabil dan efisien.

Kebijakan tarif yang tidak terkoordinasi dinilai dapat merugikan perekonomian global secara keseluruhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: wartaekonomi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X