Kamis, 4 Juni 2026

INALUM Catat Pertumbuhan Laba Bersih 99% pada 2024, Siap Tingkatkan Produksi Aluminium Nasional

- Minggu, 16 Maret 2025 | 23:44 WIB
INALUM cetak laba bersih naik 99% di 2024, dukung swasembada aluminium dengan ekspansi produksi dan rencana IPO pada 2026. (Foto/Kementerian ESDM)
INALUM cetak laba bersih naik 99% di 2024, dukung swasembada aluminium dengan ekspansi produksi dan rencana IPO pada 2026. (Foto/Kementerian ESDM)

IFA.id -- PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), anggota Holding MIND ID, berhasil mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 99% pada tahun 2024, mencapai US$173,29 juta.

Peningkatan ini didukung oleh kenaikan produksi aluminium sebesar 27,6% menjadi 274.230 ton, dan penjualan yang meningkat 25,6% menjadi 276.381 ton.

Pendapatan perusahaan pun naik 9% menjadi US$715,99 juta, dengan EBITDA tumbuh 213% mencapai US$183,9 juta.

Baca Juga: Perjalanan KKV Menjadi OH! SOME: Sukses Saingi Miniso di Pasar Ritel

Komisi VI DPR RI memberikan apresiasi atas kinerja positif INALUM. Anggota Komisi VI DPR, Rivqy Abdul Halim, menyoroti kematangan roadmap pengembangan bisnis perusahaan dan eksekusi perencanaan yang berjalan baik, sehingga target kinerja 2024 tercapai.

Ia berharap INALUM dapat menularkan keberhasilan ini ke perusahaan lain dan terus mencapai program-program yang lebih baik.

Anggota Komisi VI DPR lainnya, Abdul Hakim Bafagih, menilai pencapaian kinerja keuangan INALUM sudah sesuai rencana.

Ia mendukung rencana perusahaan untuk melantai di pasar modal pada tahun 2026, agar dapat melakukan ekspansi operasional yang lebih kuat.

Baca Juga: Babe Haikal Apresiasi LPH Quality Syariah dalam Mendukung BPJPH Menuju Indonesia Sebagai Pusat Halal Dunia

Abdul Hakim berharap dana yang terhimpun dari pasar modal nantinya dapat digunakan secara optimal untuk program jangka panjang perusahaan.

Direktur Utama INALUM, Ilhamsyah Mahendra, menyatakan bahwa perusahaan akan konsisten meningkatkan kapasitas produksi untuk mencapai swasembada aluminium nasional, mengingat kebutuhan domestik mencapai 1,2 juta ton per tahun.

INALUM berupaya meningkatkan kapasitas produksi smelter grade alumina refinery (SGAR) dari 1 juta ton menjadi 2 juta ton, serta merencanakan penambahan kapasitas aluminium sebesar 600.000 ton.

Baca Juga: Rusun Jagakarsa Siap Huni, Sediakan 723 Unit Tipe 36 dengan Fasilitas Lengkap

Dengan peningkatan ini, pendapatan perusahaan diproyeksikan naik empat kali lipat menjadi Rp44,9 triliun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: wartaekonomi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X