IFA.id -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (KPwBI Kepri) menggelar acara Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2025 untuk memperkuat ekosistem perekonomian syariah selama bulan Ramadan.
Acara ini menargetkan transaksi sebesar Rp2 miliar, meningkat 100% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1 miliar.
KURMA 2025 akan berlangsung dalam dua tahap:
- Tanjungpinang: 10-16 Maret 2025
- Batam: 17-23 Maret 2025
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Sumatera 2025, yang akan menjadi puncak perhelatan regional.
Baca Juga: Danantara Akan Biayai Pembangunan Kilang Minyak Berkapasitas 500 Ribu Barel di Sumatera
KURMA 2025 akan menampilkan produk-produk halal unggulan, termasuk makanan, kosmetik halal, dan kain khas Melayu.
Provinsi Kepulauan Riau saat ini memiliki jumlah Halal Center terbanyak di Sumatra dan telah membantu sertifikasi halal lebih dari 10.000 produk UMKM.
Dalam KURMA 2025, BI Kepri akan mengadakan program business matching dan fasilitasi pembiayaan bagi pelaku usaha untuk mendukung pertumbuhan industri halal di wilayah tersebut.
Melalui KURMA 2025, diharapkan ekosistem perekonomian syariah semakin kuat, dengan UMKM sebagai motor penggerak utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
PTPN I Regional 7 Memulai Safari Ramadhan 1446 H di Kebun Kedaton
Gubernur DKI Jakarta Ajak Kadin Bersinergi Kembangkan Iklim Usaha di Ibu Kota
Harga Emas Antam Stabil di Rp1.690.000 per Gram pada Akhir Pekan Ini
Sri Mulyani Pastikan THR PNS, TNI, dan Polri Cair 100% Menjelang Lebaran
Danantara Akan Biayai Pembangunan Kilang Minyak Berkapasitas 500 Ribu Barel di Sumatera