IFA.id -- Iksan Juhansyah, CEO Dkriuk Fried Chicken, berbagi kisah jatuh bangunnya dalam membangun bisnis ayam goreng lokal.
Awal merintis, ia hanya mampu menjual dua ekor ayam per hari. Tantangan finansial sempat membuatnya menyerah dan beralih profesi menjadi office boy, cleaning service, hingga berjualan pisang coklat demi bertahan hidup.
Kesempatan kedua datang ketika ia dipercaya kembali mengelola Dkriuk, tak hanya berjualan tetapi juga menangani HRD.
Meski tanpa pengalaman, Iksan belajar mandiri hingga berhasil membawa Dkriuk berkembang pesat melalui sistem kemitraan.
Baca Juga: Berkat Anggota DPR Kawendra Lukistian, Jalan Rusak di Sumberbaru Jember Akhirnya Diperbaiki
Sejak berdiri pada 2020 di bawah PT Raja Rasa Kuliner, Dkriuk telah memiliki lebih dari 3.000 outlet di Indonesia.
Kunci suksesnya terletak pada kualitas bahan, inovasi produk, serta prinsip kerja yang jujur dan amanah.
Berkat kegigihannya, Dkriuk meraih berbagai penghargaan bergengsi. Bagi Iksan, pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk terus berkembang dan menginspirasi banyak orang meraih impian mereka.
Artikel Terkait
Peran Teknologi dalam Employee Benefit: Meningkatkan Kesejahteraan dan Produktivitas Karyawan
Bisnis Model Canvas: Kerangka Efektif untuk Strategi dan Pengembangan Usaha
Kisah Sukses Billy Kurniawan, Sosok di Balik Suksesnya Janji Jiwa
Pernah Jadi Asisten Rumah Tangga, Saiman dan Soedjirah Kini Jadi Pengusaha Sukses di Belanda
Berkat Anggota DPR Kawendra Lukistian, Jalan Rusak di Sumberbaru Jember Akhirnya Diperbaiki