IFA.id -- Ibu Sutina, seorang mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW), membuktikan bahwa kegigihan dan kerja keras dapat mengubah hidup.
Selama 12 tahun terakhir, ia membangun usaha telur asin dari nol hingga kini mampu memproduksi hingga 20.000 butir per hari.
Keberhasilannya tidak hanya mengangkat kondisi ekonominya, tetapi juga memberikan inspirasi bagi banyak perempuan untuk berani memulai usaha sendiri.
Perjalanan bisnisnya dimulai dengan produksi kecil, hanya 600 butir telur per minggu.
Baca Juga: Kerja 4 Jam Sehari, Penghasilan Tembus 7 Juta!
Namun, dengan ketekunan dan komitmennya dalam menjaga kualitas produk, permintaan terus meningkat.
Ibu Sutina menerapkan prinsip jujur dan bertanggung jawab dalam setiap aspek usahanya, yang membuat pelanggan semakin percaya pada produk yang ia hasilkan.
Keberhasilan ini mengantarkannya mewujudkan impian yang dulu terasa jauh dari genggaman.
Dari hasil usahanya, ia kini mampu membeli rumah dan mobil, serta memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.
Baca Juga: Resign Demi Passion, Mantan Pekerja Kapal Pesiar Sulap Desa Jadi Destinasi Wisata Buah
Lebih dari itu, ia juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, membantu mengurangi pengangguran di desanya.
Tidak hanya mengandalkan kerja kerasnya sendiri, Ibu Sutina juga mendapat bimbingan dari seorang mentor, Pak Priadi, yang membantunya memahami strategi bisnis dan menghadapi tantangan pasar, termasuk fluktuasi harga telur.
Baginya, memiliki jaringan yang kuat dan terus belajar dari pengalaman adalah kunci utama dalam mempertahankan dan mengembangkan usaha.
Baca Juga: Warso Farm: Surga Bagi Pecinta Durian
Artikel Terkait
Ega Nur Akbar Malik: Pengusaha 25 Tahun dengan Omzet 230 Juta dari Donat
Perjalanan Rizal Ananda Mulya: Dari Jualan Pentol Hingga Sukses Mengelola Juragan Sambal Bakar
Kerja 4 Jam Sehari, Penghasilan Tembus 7 Juta!
Resign Demi Passion, Mantan Pekerja Kapal Pesiar Sulap Desa Jadi Destinasi Wisata Buah
Warso Farm: Surga Bagi Pecinta Durian