IFA.id -- Kikir atau pelit adalah sifat yang dilarang dalam Islam, terutama dalam hal berbagi rezeki kepada orang lain yang membutuhkan.
Islam mengajarkan umatnya untuk bersikap dermawan dan tidak menyimpan harta secara berlebihan dengan niat yang egois. Kikir menghalangi keberkahan harta dan dapat merusak hubungan sosial dalam masyarakat.
Dalil Larangan Kikir dalam Al-Qur’an
Allah SWT dalam QS. Al-Isra: 100 mengingatkan umat Islam untuk tidak bersikap kikir terhadap harta yang dimiliki:
"Katakanlah: 'Jika kamu memiliki harta benda yang banyak, yang kamu sayangi, maka infakkanlah untuk kepentingan agama Allah dan untuk kepentingan umat manusia.'"
Ayat ini mengajarkan agar kita tidak hanya mengutamakan kepentingan pribadi, tetapi juga berbagi dengan sesama.
Hadis tentang Kikir
Rasulullah SAW juga mengingatkan tentang bahaya sifat kikir. Beliau bersabda:
"Wahai anak-anak Adam, bersedekahlah! Sesungguhnya tangan di atas (yang memberi) lebih baik dari tangan yang di bawah (yang menerima)." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menegaskan pentingnya memberi dan berbagi kepada sesama, karena memberi merupakan amal yang lebih mulia dibandingkan hanya menerima. Sifat kikir tidak hanya merugikan orang lain tetapi juga menghalangi datangnya keberkahan dalam hidup.