tafaquh

Budaya Syirik Terselubung: Mengapa Masih Dipertahankan?

Jumat, 31 Oktober 2025 | 16:44 WIB
Budaya Syirik Terselubung: Mengapa Masih Dipertahankan? (Foto/Ilustrasi)

Baca Juga: Santri Zaman Digital: Menuntut Ilmu di Era Serba Cepat Tanpa Kehilangan Berkah

Ulama besar seperti Imam Ibnu Taimiyah pernah mengatakan, “Setiap tradisi yang mengandung unsur kesyirikan harus dihapuskan, meskipun tampak membawa kebaikan, karena kebaikan sejati hanya ada dalam ketaatan kepada Allah.” Pesan ini relevan di era modern, ketika banyak praktik spiritual yang tampak indah namun kosong dari nilai tauhid.

IFA.id meyakini, meluruskan budaya syirik adalah bagian dari jihad intelektual umat Islam masa kini. Tantangan bukan hanya melawan kebodohan, tetapi juga melawan kebiasaan yang dibungkus dengan alasan budaya. Dakwah yang cerdas, lembut, dan ilmiah adalah kunci agar masyarakat memahami tanpa merasa diserang.

Pada akhirnya, Islam bukan musuh budaya, tetapi cahaya yang menuntun budaya agar tetap berada di jalan tauhid. Ketika masyarakat mulai sadar bahwa keselamatan tidak datang dari ritual, benda, atau makhluk, melainkan dari Allah semata, maka cahaya iman akan kembali menerangi kehidupan mereka. Seperti firman Allah dalam QS. Az-Zumar:65, “Jika engkau berbuat syirik, niscaya akan hapus amalmu dan engkau termasuk orang yang merugi.” Itulah peringatan agar manusia menjaga iman dari kabut budaya yang menyesatkan.

Halaman:

Tags

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB