Uang pangkal (Rp1 juta – Rp3 juta)
Seragam dan perlengkapan santri
Tes kesehatan dan dokumen legalisasi
Banyak pesantren kini menyediakan sistem pembayaran bertahap atau beasiswa santri baru, terutama bagi keluarga prasejahtera. Informasi biasanya tertera di brosur resmi atau situs pesantren.
Baca Juga: Pesantren dan Moderasi Beragama: Menyemai Damai dari Lingkungan Ngaji
6. Kesalahan Umum Orang Tua Saat Mengurus Administrasi
IFA.id mencatat lima kesalahan klasik yang sering dilakukan orang tua:
-
Menunda legalisir dokumen hingga mendekati batas akhir pendaftaran.
-
Menggunakan foto lama (lebih dari 1 tahun).
-
Mengabaikan surat pernyataan peraturan pesantren.
-
Salah menulis nama atau tanggal lahir di formulir online.
-
Tidak membaca petunjuk unggah dokumen digital.
Kesalahan sepele seperti itu bisa berujung fatal. Ada kisah nyata di mana seorang calon santri diterima di pesantren ternama di Yogyakarta, tapi akhirnya gagal daftar ulang karena surat sehat belum dilegalisir.
Baca Juga: Perempuan Santri: Kiprah, Tantangan, dan Citra Baru di Dunia Pendidikan Islam
7. Tips Praktis dari IFA.id untuk Orang Tua Calon Santri