Mengapa demikian? Karena pesantren modern biasanya mengintegrasikan kurikulum umum dan agama, sehingga perlu data lengkap untuk menyesuaikan kelas dan kebutuhan santri.
Baca Juga: Pesantren Modern vs Salaf: Apakah Syarat Masuknya Berbeda?
4. Waktu dan Tahapan Pendaftaran
Setiap pesantren punya jadwal sendiri, tapi pola umumnya mirip.
Biasanya dibuka 2–3 bulan sebelum tahun ajaran baru, yakni antara Maret hingga Mei, dengan tahapan:
-
Pendaftaran Online/Offline
Calon santri mengisi formulir dan mengunggah dokumen. -
Seleksi Berkas dan Tes Masuk
Bagi yang lolos administrasi, akan lanjut ke tahap tes tulis, hafalan, atau wawancara. -
Pengumuman & Registrasi Ulang
Santri yang diterima diminta melengkapi dokumen tambahan dan membayar biaya awal. -
Daftar Ulang dan Penempatan Asrama
Biasanya disertai pemeriksaan kesehatan dan pembagian seragam.
Kesalahan paling sering terjadi pada tahap kedua, ketika banyak berkas belum lengkap atau salah unggah format (misalnya foto buram, dokumen tidak PDF).
Baca Juga: Syarat Masuk Pesantren 2025: Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?
IFA.id menyarankan agar semua dokumen dipindai dari awal dan disimpan dalam satu folder digital agar mudah dikirim ulang bila diminta.
5. Biaya Administratif: Jangan Anggap Remeh
Bukan hanya berkas yang harus siap, tapi juga dana.
Biaya administrasi masuk pesantren bervariasi — mulai dari Rp500 ribu hingga Rp5 juta tergantung fasilitas, kurikulum, dan lokasi.
Komponen umum biaya administrasi meliputi:
-
Biaya pendaftaran (sekitar Rp100.000 – Rp500.000)