IFA.id -- Kisah Ashabul Kahfi merupakan salah satu kisah penuh hikmah yang diabadikan dalam Al-Qur’an, tepatnya dalam Surah Al-Kahfi ayat 9 hingga 26.
Kisah ini mengisahkan sekelompok pemuda beriman yang melarikan diri dari penguasa zalim dan Allah SWT menjaga mereka dengan menidurkan mereka selama ratusan tahun di dalam gua.
Kisah ini menjadi pelajaran tentang keteguhan iman, perlindungan Allah terhadap hamba-Nya, serta kebesaran-Nya dalam mengatur kehidupan manusia.
Baca Juga: Khalifah Ali dan Kemunculan Khawarij: Perpecahan yang Mengubah Sejarah
1. Latar Belakang Kisah
Pada masa itu, terdapat seorang raja yang kejam dan zalim yang memerintah suatu negeri. Raja ini memaksa rakyatnya untuk menyembah berhala dan meninggalkan keyakinan terhadap Allah yang Esa.
Namun, ada sekelompok pemuda yang tetap beriman dan menolak menyekutukan Allah. Karena keimanan mereka, mereka mendapatkan tekanan dan ancaman dari penguasa.
Para pemuda tersebut memutuskan untuk meninggalkan negeri mereka demi menyelamatkan iman mereka.
Dalam perjalanan, mereka menemukan sebuah gua yang akhirnya menjadi tempat perlindungan mereka. Mereka berdoa kepada Allah SWT agar diberikan rahmat dan petunjuk dalam menghadapi cobaan tersebut:
"(Ingatlah) ketika para pemuda itu berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa, 'Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami ini.'" (QS. Al-Kahfi: 10)
2. Keajaiban Tidur Selama 309 Tahun
Allah SWT mengabulkan doa mereka dengan menidurkan mereka dalam gua tersebut selama berabad-abad.
Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa mereka tidur selama 300 tahun menurut kalender matahari, atau 309 tahun menurut kalender bulan:
"Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi)." (QS. Al-Kahfi: 25)