tafaquh

Hukum Riba dalam Islam dan Dampak Negatifnya

Jumat, 21 Februari 2025 | 20:00 WIB
Hukum Riba dalam Islam dan Dampak Negatifnya (foto,youtube)

IFA.id -- Riba merupakan salah satu praktik yang dilarang dalam Islam karena dianggap merugikan individu dan masyarakat secara luas. Larangan terhadap riba bukan hanya sebatas aturan agama, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang nyata. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT dengan tegas melarang riba dan memberikan peringatan keras bagi mereka yang tetap melakukannya:

"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran tekanan penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), 'Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba,' padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba." (QS. Al-Baqarah: 275)

Dalam Islam, sistem ekonomi harus berlandaskan pada prinsip keadilan dan keberkahan, sehingga segala bentuk transaksi yang mengandung unsur riba dilarang secara mutlak.

Definisi Riba

Secara bahasa, riba berarti tambahan atau kelebihan. Sedangkan menurut istilah, riba adalah tambahan yang diperoleh dalam transaksi keuangan atau perdagangan yang bertentangan dengan prinsip syariah. Secara umum, riba dapat dibagi menjadi beberapa jenis:

  1. Riba Qardh – Tambahan yang disyaratkan dalam transaksi pinjaman.
  2. Riba Fadl – Pertukaran barang sejenis dengan jumlah yang berbeda.
  3. Riba Nasi’ah – Penangguhan pembayaran dengan tambahan bunga.
  4. Riba Jahiliyah – Tambahan bunga yang diberikan karena keterlambatan pembayaran.

Semua bentuk riba ini dilarang dalam Islam karena dianggap merugikan salah satu pihak dan menyebabkan ketidakadilan dalam ekonomi.

Dalil-Dalil Larangan Riba

Larangan riba disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW . Beberapa di antaranya:

AL-Qur'an

  • "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman." (QS. Al-Baqarah: 278)
  • "Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba." (QS. Al-Baqarah: 275)

Hadist Rasulullah SAW : 

  • "Rasulullah melaknat pemakan riba, pemberi riba, pencatatnya, dan dua saksinya. Beliau bersabda: 'Mereka semua sama saja.'" (HR. Muslim)

Dampak Negatif Riba

Larangan riba dalam Islam tidak hanya berdasarkan aspek keagamaan, tetapi juga mempertimbangkan dampak negatif yang ditimbulkannya terhadap individu dan masyarakat. Berikut adalah beberapa dampak negatif riba:

1. Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

Sistem berbasis riba cenderung memperkaya yang kaya dan memperburuk keadaan orang miskin. Orang yang berutang dengan sistem riba akan semakin terbebani, sementara pemberi pinjaman semakin diuntungkan tanpa usaha yang sebanding.

Halaman:

Tags

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB