Kamis, 4 Juni 2026

Manfaat Medis Daging Unta Menurut Islam dan Sains

- Sabtu, 29 November 2025 | 13:06 WIB
Daging unta: warisan sunnah, kaya manfaat. Sehat menurut ajaran Islam, terbukti kuat oleh sains. (Foto/Ilustrasi)
Daging unta: warisan sunnah, kaya manfaat. Sehat menurut ajaran Islam, terbukti kuat oleh sains. (Foto/Ilustrasi)

IFA.id— Tidak banyak yang menyadari bahwa daging unta memiliki posisi istimewa dalam tradisi pengobatan Islam.

Sejak masa Rasulullah, daging hewan gurun ini tidak hanya dikonsumsi sebagai makanan, tetapi juga disebutkan memiliki manfaat untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit.

Di berbagai kawasan Timur Tengah, penggunaan daging dan susu unta sebagai terapi sudah berlangsung ratusan tahun, dan menariknya, dalam beberapa dekade terakhir, dunia medis modern mulai meneliti ulang manfaatnya secara ilmiah.

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap pengobatan alami, daging unta kembali mendapat perhatian. Banyak yang ingin memahami, apakah benar daging unta memiliki potensi kesehatan yang diakui oleh Islam dan dibuktikan oleh penelitian modern?

Baca Juga: Benarkah Daging Unta Menyembuhkan? Ini Penjelasan Sunnah

Dalam artikel ini, IFA.id mencoba mengulasnya secara mendalam: mulai dari sumber-sumber Islam yang menyebutkan manfaatnya, gambaran medis dari para ahli, hingga relevansinya bagi gaya hidup masyarakat masa kini.

Daging Unta dalam Tradisi Pengobatan Islam

Dalam literatur Islam, terutama hadis dan catatan ulama klasik, daging unta dikenal sebagai makanan bernutrisi tinggi yang memiliki keistimewaan tertentu.

Imam Al-Qurthubi, dalam tafsirnya, sempat menjelaskan bahwa unta adalah hewan kuat yang mampu bertahan di iklim ekstrem. Kekuatan fisik hewan ini diyakini berdampak pada kualitas dagingnya, sehingga dianggap baik untuk kesehatan manusia.

Beberapa ulama kontemporer juga mencatat bahwa Rasulullah pernah mengarahkan sebagian sahabat untuk memanfaatkan unta termasuk air kencing dan susu unta sebagai bagian dari terapi tertentu.

Baca Juga: Daging Unta: Obat Alami yang Diakui dalam Islam

Dalam hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa sekelompok orang dari suku ‘Ukl atau ‘Urainah sakit ketika berada di Madinah. Nabi Muhammad kemudian menyuruh mereka minum susu dan air kencing unta sebagai obat.

Walaupun hadis tersebut lebih menekankan penggunaan susu dan air kencing unta, banyak ulama memahami bahwa daging unta pun memiliki karakter penyembuh yang selaras dengan apa yang terkandung dalam susu dan lemak unta.

Dalam perspektif makanan halal yang bernilai gizi tinggi, daging unta dianggap lebih “bersih” secara struktur dan kaya manfaat dibandingkan beberapa jenis daging lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X