Contohnya di Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo santri-santrinya aktif membuat podcast dan kanal YouTube dakwah yang meraih ribuan penonton.
Baca Juga: Universitas Aligarh Muslim India: Lentera Intelektual Islam di Tanah Hindustan
Perubahan ini mencerminkan transformasi mindset: bahwa dakwah kini tak lagi hanya di mimbar, tapi juga di dunia maya.
Namun tentu saja, pesantren tetap menjaga keseimbangan antara adab dan ilmu. Dalam banyak pesantren, sebelum mengenal teknologi, santri diwajibkan menguasai akhlaqul karimah agar tidak terseret arus negatif digitalisasi.
“Teknologi tanpa adab akan kehilangan arah,” begitu nasihat yang kerap terdengar di lingkungan pondok.
Di balik transformasi besar pesantren, selalu ada figur kiai visioner. Mereka bukan hanya ahli agama, tapi juga pemimpin yang peka terhadap zaman.
Baca Juga: Universitas Islam Internasional Malaysia: Harmoni Ilmu dan Iman di Negeri Seribu Budaya
Salah satu contoh inspiratif datang dari KH. M. Fathullah, pengasuh pesantren di Lombok Timur, yang sejak 2018 sudah mengintegrasikan sistem smart learning di pondoknya.
Ia menggandeng startup lokal untuk membuat aplikasi pembelajaran berbasis Android agar santri bisa mengakses kitab digital. “Zaman boleh berubah, tapi sanad keilmuan tak boleh putus,” ujarnya tegas.
IFA.id mencatat, para kiai seperti inilah yang menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas. Mereka paham bahwa pesantren tidak boleh statis. Harus ada inovasi, tapi tetap dalam bingkai nilai keislaman.
Konsep smart boarding school kini menjadi wajah baru pesantren modern. Bukan hanya sekadar label, melainkan sistem pendidikan yang memadukan teknologi dengan karakter spiritual.
Baca Juga: Universitas Qarawiyyin Maroko: Warisan Abadi dari Sang Perintis Ilmu
Ciri khasnya:
-
Proses pembelajaran berbasis digital (e-learning, Google Workspace, atau aplikasi internal).
-
Sistem informasi santri dan wali santri terpadu (keuangan, nilai, presensi).
Artikel Terkait
Santri Zaman Now: Antara Kitab Kuning dan Dunia Digital
Rahasia Pesantren Melahirkan Pemimpin Hebat Indonesia