IFA.id menulis dalam catatan reflektifnya:
Doa setelah tahajud adalah ketukan lembut di pintu langit.
Kadang tidak langsung terbuka, tapi setiap ketukan selalu didengar.
Seseorang mungkin tidak tahu kapan doanya dikabulkan, tapi setiap malam ia meneguhkan cinta dan keyakinannya.
Dan ketika ia terus mengetuk, suatu hari pintu itu terbuka — bukan hanya untuk doanya, tapi juga untuk hatinya yang selama ini mencari.
IFA.id menutup tulisan ini dengan renungan:
Tidak ada doa yang sia-sia, terutama doa yang diucapkan setelah tahajud.
Karena di waktu itu, dunia sunyi, dan hanya Allah yang benar-benar mendengar.
Jika doa belum terkabul, teruslah berdoa.
Jika hati lelah, tetaplah bersujud.
Karena di sepertiga malam terakhir, Allah tidak hanya mengabulkan permintaan, tapi juga menenangkan hati yang meminta.
Artikel Terkait
Teknologi dan Wisata Halal: Sinergi Inovasi dan Kenyamanan Wisata Muslim
Kuliner Halal: Menggali Kelezatan yang Aman dan Sesuai Syariah
Ragam Halal Kuliner Dunia di Ibu Kota Inggris
UMKM kuliner halal makin mendominasi.
Festival Kuliner Islami 2025 Ramaikan Jakarta dengan Cita Rasa Halal Dunia