Baca Juga: Perlawanan Intelektual Shaleh Darat lewat Tafsir
Syekh Nawawi al-Bantani adalah bukti nyata bahwa desa kecil bisa melahirkan ulama besar. Dengan tafsir *Marah Labid*, ia menorehkan nama Indonesia dalam peta keilmuan Islam internasional. Karyanya menjadi pengingat bahwa ilmu yang ditulis dengan ikhlas dan mendalam akan melampaui batas ruang dan waktu.
Artikel ini disarikan dari buku *Kajian Kitab Tafsir Indonesia* karya Waliko M.A, dkk. (2021), yang mengulas jejak tafsir Nusantara dari masa ke masa.
Sumber:
Waliko M.A, dkk. *Kajian Kitab Tafsir Indonesia*. Jombang: CV Nakomu, 2021.
Artikel Terkait
Islam dan Lingkungan Hidup: Pandangan, Prinsip, dan Solusi untuk Kelestarian Bumi
Sejarah Perang Tabuk dan Pelajaran Berharganya
Konsep Kematian dan Kehidupan Setelah Mati dalam Islam: Pandangan, Proses, dan Makna
Islam dan Etika Politik: Prinsip, Nilai, dan Implementasi dalam Kehidupan Bernegara
Nuzulul Quran vs Lailatul Qadar: Sama-sama Istimewa, Tapi Apa Bedanya?