Jadi, daripada khawatir menghadapi Rabu, jadikanlah ia ruang doa dan pengingat diri.
Sebab, setiap ujian pasti datang bersama rahmat yang tersembunyi.
Doa Penutup (Dibaca di Akhir Hari Rabu)
اللَّهُمَّ اجْعَلْ يَوْمَنَا هَذَا يَوْمَ بَرَكَةٍ وَهُدًى، وَنَجِّنَا فِيهِ مِنَ الْفِتَنِ وَالضَّلَالَةِ، وَوَفِّقْنَا لِكُلِّ خَيْرٍ تَرْضَاهُ
Allahumma aj‘al yaumana hadza yauma barakatin wa hudan, wa najjina fihi minal fitani wad-dhalalah, wa waffiqna likulli khairin tardhah.
“Ya Allah, jadikan hari ini hari penuh berkah dan petunjuk. Selamatkan kami dari fitnah dan kesesatan, dan berilah kami taufik untuk setiap kebaikan yang Engkau ridai.”
Baca Juga: Dari Ciuman ke Ridha: Bagaimana Satu Gestur Bisa Membuka Pintu Surga