ibrah

Mengapa Hari Selasa Bisa Jadi Awal Rezeki? Pelajaran dari Sunnah dan Kehidupan Rasulullah

Selasa, 11 November 2025 | 14:08 WIB
Selasa, Awal Rezeki dari Langit! (Foto/Ilustrasi)

 

IFA.id - Pernahkah terpikir mengapa sebagian hari terasa lebih ringan daripada yang lain? Bagi sebagian orang, Senin terasa berat, Rabu seolah memaksa, tapi Selasa... ada yang berbeda di dalamnya.

Dalam ajaran Islam, setiap hari menyimpan rahmat tersendiri, termasuk Selasa, yang diam-diam punya nilai spiritual besar bila disadari dengan hati yang lapang.

IFA.id mencatat, Rasulullah SAW tidak pernah memandang hari dengan kesialan. Dalam banyak riwayat, beliau mengajarkan untuk selalu memulai setiap hari dengan niat baik, termasuk Selasa, yang sering disebut sebagai hari penuh kekuatan dan keberanian.

Makna Selasa dalam Islam: Hari Kekuatan dan Keberanian

Menurut sebagian ulama tafsir, Selasa adalah hari ketika Allah menegakkan kekuatan di bumi. Dalam beberapa literatur klasik, disebutkan bahwa pada hari inilah Allah menciptakan gunung-gunung sebagai penopang bumi.

Baca Juga: Terima Kasih sebagai Cermin Syukur: Jalan Kecil Menuju Ridha Allah

Artinya, Selasa bukan hari biasa, melainkan simbol keteguhan dan ketegaran dalam menghadapi tantangan hidup.

Rasulullah SAW mengajarkan agar setiap Muslim memulai hari dengan bismillah dan niat mencari rezeki halal. Dalam konteks ini, Selasa bisa menjadi momen untuk memperbarui semangat kerja, membersihkan hati dari rasa malas, dan menanam niat untuk berjuang.

Seperti sabda Nabi Muhammad SAW: "Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri, dan setiap jual beli yang baik." (HR. Ahmad)

Makna hadis ini selaras dengan semangat Selasa: bekerja keras, jujur, dan penuh keberanian menjemput rezeki.

Baca Juga: Terima Kasih Tak Sekadar Formalitas: Islam Ajarkan Syukur yang Hidup

Rasulullah dan Kebiasaan Memulai Hari dengan Semangat

Dalam banyak riwayat, Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang disiplin dan terencana. Beliau selalu bangun di sepertiga malam terakhir untuk tahajud, kemudian memulai hari dengan zikir dan doa fajar.

Setelah Subuh, beliau menyempatkan diri berdialog dengan sahabat, menanamkan optimisme dan keberanian menghadapi hari.

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB