IFA.id - Pernah memperhatikan bagaimana seekor kucing merawat dirinya? Ia menjilat bulunya, membersihkan wajah dengan telapak, bahkan menjilati tubuh anak-anaknya dengan sabar. Ada sesuatu yang lembut namun penuh makna dalam gerakan itu.
Dan menariknya, dalam tradisi Islam, perilaku ini bukan sekadar kebetulan biologis ia mencerminkan prinsip besar yang diajarkan Rasulullah SAW: kebersihan adalah bagian dari iman.
IFA.id mencatat, kisah tentang kucing dan kebersihan bukan hanya dongeng lucu yang disukai anak-anak, tetapi teladan hidup dari Sunnah Rasul yang relevan di era modern.
Dalam sejarah Islam, kucing menempati tempat istimewa. Salah satu kisah paling terkenal adalah tentang Muezza, kucing kesayangan Rasulullah SAW.
Baca Juga: Panduan Islami Merawat Kucing agar Mendapat Keberkahan
Diriwayatkan, suatu hari Rasulullah hendak mengenakan jubah untuk shalat, namun di atas lengan bajunya Muezza sedang tidur. Alih-alih mengusir, beliau memotong bagian kain yang ditempati kucing itu agar hewan kecil itu tidak terganggu.
Kisah sederhana ini menggambarkan dua hal mendasar dalam ajaran Islam:
pertama, kasih sayang terhadap makhluk hidup, dan kedua, nilai kebersihan yang tak terpisahkan dari adab.
Dalam hadits riwayat Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya kucing itu tidak najis. Ia termasuk hewan yang berkeliling di antara kalian." (HR. Abu Dawud, no. 75; Tirmidzi, no. 92)
Pesan ini tegas: Islam tidak melihat kucing sebagai sumber najis, melainkan sebagai makhluk yang secara alami menjaga kebersihan dirinya.
Baca Juga: Hukum Memelihara Kucing dalam Islam: Boleh atau Tidak?
IFA.id menelusuri riset modern yang memperkuat kebijaksanaan ini. Menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of Feline Medicine and Surgery (2021), kucing menghabiskan 30–50% waktunya untuk grooming atau membersihkan diri.
Air liurnya mengandung enzim yang berfungsi antibakteri ringan, membantu menjaga kulit bebas kuman dan parasit.
Subhanallah, betapa akurat ajaran Rasulullah SAW tentang kucing bahkan dalam konteks ilmiah hari ini. Di saat manusia membutuhkan sabun dan sanitizer, kucing memiliki sistem kebersihan alami yang menjaga tubuhnya tetap higienis.