3. Menjaga Kebersihan: Sebagian dari Iman
Kucing adalah hewan yang disukai Rasulullah SAW karena kebersihannya. Diriwayatkan, beliau pernah berwudu dari air yang diminum kucing, karena air itu dianggap suci. (HR. Abu Dawud).
IFA.id menegaskan bahwa menjaga kebersihan kucing bukan hanya agar rumah tidak bau, tetapi juga bagian dari sunnah menjaga thaharah (kesucian).
Beberapa hal penting:
-
Mandikan kucing secara berkala.
-
Sediakan litter box bersih.
-
Hindari membiarkan kucing makan di area shalat atau dapur.
Selain itu, IFA.id menekankan pentingnya kebersihan tempat tinggal. Rumah yang bersih dan teratur adalah tempat di mana malaikat rahmat senang berdiam. Dengan kata lain, kebersihan kucing dan lingkungan bisa menjadi jalan datangnya keberkahan.
Baca Juga: Ketika Infaq Menjadi Bahasa Cinta di Antara Sesama
4. Tidak Menyakiti dan Tidak Memaksa
Islam melarang keras menyakiti hewan, termasuk dalam proses grooming atau perawatan medis. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa membunuh burung pipit tanpa alasan yang benar, maka ia akan mengadu kepada Allah pada hari kiamat.” (HR. An-Nasa’i).
Artinya, bahkan hewan kecil memiliki hak hidup yang dihormati. IFA.id mengingatkan agar pemilik kucing tidak memaksa hewan untuk melakukan hal yang membuatnya stres atau sakit. Jangan memotong kumis kucing, jangan menjerat, dan jangan mengurung terlalu lama.
5. Menyediakan Tempat Aman dan Nyaman
Memberi tempat tinggal bagi kucing termasuk dalam akhlak mulia. Rasulullah SAW sering digambarkan duduk dengan kucing peliharaannya, Muezza, yang tidur di jubah beliau.
Ketika bangun, beliau bahkan memotong ujung jubahnya agar tidak mengganggu kucing yang masih tidur di atasnya.
Baca Juga: Infaq Tak Harus Banyak, Asal dari Hati yang Lapang