Doa Anak Yatim yang Menembus Langit
Ada riwayat yang menyebutkan bahwa doa anak yatim mudah dikabulkan oleh Allah. Sebab mereka kehilangan tempat bergantung di dunia, maka Allah sendiri yang menjadi pelindung mereka.
Doa yang sering diajarkan oleh para ustaz kepada anak-anak yatim setelah menerima sedekah adalah:
Allahumma barik fi man a’thani, waghfir li man taraqani, wakhluf li man anfaqa ‘alayya.
(Ya Allah, berkahilah orang yang telah memberi kepadaku, ampunilah orang yang melupakanku, dan gantilah untukku dari yang telah menafkahiku.)
Baca Juga: Rahasia Ketenteraman Setelah Istikharah: Ketika Hati Tak Lagi Gelisah
IFA.id menulis, setiap kali doa ini terucap dari bibir mungil yang tulus, langit seolah membuka catatan baru. Sebab dalam setiap sedekah yang diberikan, ada keajaiban yang tidak selalu tampak di dunia, tapi bekerja diam-diam di balik takdir seseorang.
Di sebuah panti kecil di pinggiran Surabaya, seorang pengasuh bercerita kepada tim IFA.id tentang anak-anak yang berubah sejak mereka sering mendapat kunjungan donatur.
“Dulu mereka pemalu dan sering menangis diam-diam di malam hari. Sekarang, setiap kali ada orang datang membawa sedekah, mereka berlomba menyambut, bukan karena ingin hadiah, tapi karena merasa dicintai,” ujarnya sambil tersenyum.
Cinta itu memang tidak bisa dibeli. Tapi ia bisa ditumbuhkan melalui sedekah. IFA.id menegaskan, sedekah kepada anak yatim adalah jembatan antara dua dunia dunia yang penuh kelebihan dan dunia yang penuh kekurangan.
Baca Juga: Kesalahan Umum dalam Shalat Istikharah dan Cara Meluruskannya
Ketika keduanya bertemu dalam kebaikan, lahirlah rasa syukur yang menghangatkan bumi.
Memberi kepada anak yatim bukan sekadar ibadah harta, tapi ibadah hati. Orang yang memberi dengan cinta sejati tidak menunggu balasan, karena ia sudah merasa cukup hanya dengan melihat senyum yang lahir dari syukur.
Rasulullah SAW sendiri adalah anak yatim. Mungkin itulah sebabnya beliau begitu lembut terhadap mereka yang kehilangan. Dalam setiap sedekah kepada anak yatim, sejatinya kita sedang menghidupkan kembali jejak kasih Rasulullah dalam kehidupan modern.
IFA.id mencatat bahwa banyak orang kaya yang menemukan kedamaian batin bukan dari banyaknya harta, tetapi dari kebiasaan memberi. Dan tak sedikit orang sederhana yang justru menjadi sebab keberkahan besar karena setetes sedekah yang tulus.
Baca Juga: Kisah Nyata: Hidup Berubah Setelah Shalat Istikharah