IFA.id - Ada rasa haru yang sering muncul ketika selesai sholat lalu tangan terangkat, dan ingatan melayang pada ayah atau ibu yang sudah tiada.
Dalam keheningan doa, nama mereka hadir, seakan ada jarak yang tak terlihat antara dunia dan akhirat. Itulah momen ketika doa setelah sholat menjadi jembatan cinta: menghubungkan anak yang masih hidup dengan orang tua yang sudah kembali kepada Sang Pencipta.
Dalam ajaran Islam, doa anak sholeh untuk orang tuanya termasuk amal yang tidak terputus meski orang tua sudah meninggal dunia.
Rasulullah SAW bersabda, "Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang sholeh." (HR. Muslim).
Baca Juga: Kumpulan Doa Setelah Sholat: Khusus untuk Orang Tua
Hadits ini menegaskan bahwa doa anak memiliki kekuatan luar biasa, mampu mengangkat derajat orang tua di sisi Allah.
IFA.id mencatat, di tengah rasa kehilangan, doa menjadi salah satu bentuk bakti terakhir yang bisa dipersembahkan anak untuk orang tuanya.
Jika semasa hidup orang tua mencurahkan kasih sayang dan doa untuk anak, maka setelah wafat, anak berbalas dengan doa sebagai tanda cinta yang abadi.
Baca Juga: Mengapa Doa Setelah Sholat untuk Orang Tua Sangat Penting?
Lafadz Doa untuk Orang Tua yang Sudah Wafat
Salah satu doa yang dianjurkan berbunyi:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil.”