Doa setelah sholat untuk dimudahkan rezeki bisa beragam. Salah satunya doa yang diriwayatkan Rasulullah SAW:
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Artinya: “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal, jauhkanlah aku dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu.”
Baca Juga: Zakat dalam Islam: Rahasia Bersih Harta dan Jiwa
Doa ini singkat, tetapi memiliki makna yang dalam. Ia mengajarkan seorang Muslim untuk tidak hanya meminta rezeki, tetapi juga meminta agar rezeki itu halal dan berkah. Sebab, rezeki yang haram hanya akan membawa kerusakan, meski secara lahiriah tampak melimpah.
Baca Juga: Shalat Lima Waktu: Tiang Agama yang Tak Boleh Runtuh
Selain doa khusus, memperbanyak istighfar setelah sholat juga diyakini sebagai pintu rezeki. Allah berfirman dalam QS. Nuh: 10-12 bahwa istighfar mendatangkan ampunan, hujan yang lebat, harta, anak, dan keberkahan hidup.
Baca Juga: Makna Syahadat: Pondasi Utama Rukun Islam
IFA.id menekankan, doa setelah sholat harus diiringi dengan amal yang nyata. Rezeki tak hanya turun begitu saja tanpa usaha. Islam mengajarkan bahwa bekerja keras adalah bagian dari ibadah, dan doa adalah penguat semangat dalam usaha itu.
Baca Juga: Taubat dari Tato: Langkah Spiritual Menghapus Jejak Masa Lalu
Seorang pedagang yang rajin berdoa tetapi menipu pelanggan tak akan mendapat keberkahan. Sebaliknya, pedagang yang jujur, meski rezekinya tampak kecil, akan merasakan keberkahan yang besar. Doa setelah sholat adalah ikhtiar batin, sementara bekerja adalah ikhtiar lahir.
Baca Juga: Tato Temporer dalam Islam: Alternatif Aman atau Tetap Dilarang?
Kisah nyata dan doa yang diajarkan Rasulullah SAW menunjukkan bahwa doa setelah sholat adalah pintu rezeki yang nyata. IFA.id menegaskan, doa bukan sekadar ritual, tetapi bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.