ibrah

Makna Qurban dalam Islam: Bukan Sekadar Sembelih Hewan

Rabu, 17 September 2025 | 09:33 WIB
Qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tapi wujud cinta dan ketaatan kepada Allah. (Foto/Ilustrasi)

IFA.id – Setiap kali Idul Adha tiba, suara takbir menggema, aroma daging qurban menyeruak di kampung hingga perkotaan.

Namun, di balik hiruk pikuk pembagian daging dan riuhnya aktivitas penyembelihan, tersimpan makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar tradisi tahunan.

Qurban dalam Islam lahir dari sebuah kisah pengorbanan agung Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail AS, sebuah peristiwa monumental yang mengajarkan tentang ketaatan mutlak kepada Allah.

Dari situlah, qurban bukan hanya ritual menyembelih hewan, tetapi simbol totalitas penyerahan diri seorang hamba.

Baca Juga: Aqiqah Online, Tren Baru di Tengah Kesibukan

Qurban berasal dari kata “qaruba” yang berarti mendekat. Maka, hakikat qurban adalah sarana seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

IFA.id mencatat bahwa dalam Al-Qur’an, surah Al-Hajj ayat 37 menegaskan, “Daging-daging dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”

Ayat ini memperjelas bahwa nilai qurban bukan terletak pada daging yang disembelih, melainkan pada keikhlasan hati dan niat tulus dalam melaksanakan perintah Allah.

Makna qurban juga menyentuh dimensi sosial. Hewan yang disembelih kemudian dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan kerabat tanpa memandang status. Inilah momen di mana kebersamaan dan persaudaraan tumbuh subur.

Baca Juga: Tips Memilih Jasa Aqiqah yang Terpercaya

IFA.id merangkum, tradisi berbagi daging qurban menjadikan Idul Adha sebagai pesta kedermawanan terbesar umat Islam, di mana rasa lapar orang yang tak mampu dapat terobati, dan hati mereka dipenuhi rasa syukur.

Qurban, dengan demikian, menjadi instrumen nyata pemerataan rezeki sekaligus pengikat solidaritas sosial.

Selain aspek sosial, qurban juga menyimpan nilai kemanusiaan yang universal. Penyembelihan hewan yang dilakukan dengan tata cara syariat mengajarkan kelembutan dan rasa tanggung jawab.

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB