IFA.id -- Sikap sopan dan santun bukan hanya sekadar nilai budaya, melainkan ajaran mulia yang sangat ditekankan dalam Islam.
Kesopanan mencerminkan akhlak seorang muslim dan menjadi bagian dari ibadah sehari-hari. Islam mengajarkan adab dan tata krama sebagai bagian penting dari keimanan, karena akhlak yang baik mampu mencerminkan keindahan ajaran Islam itu sendiri.
Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang paling santun dan lemah lembut. Akhlak beliau menjadi panutan bagi seluruh umat Islam, bahkan Allah SWT memuji beliau dalam Al-Qur’an, "Sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung" (QS. Al-Qalam: 4).
Kesopanan Nabi bukan hanya terlihat dalam perkataan, tetapi juga dalam tindakan, ekspresi, dan cara beliau memperlakukan orang lain.
Baca Juga: Agar Tetap Nyaman dan Aman, Ini Hal-Hal Penting Saat Mudik Bersama Lansia yang Harus Kamu Siapkan
Kesopanan dalam Perkataan
Salah satu bentuk kesopanan utama adalah menjaga lisan. Islam mengajarkan untuk berkata baik atau diam.
Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam” (HR. Bukhari dan Muslim).
Berbicara dengan nada lembut, tidak menyakitkan hati, dan menghindari kata-kata kasar adalah bagian dari adab seorang muslim.
Sopan dalam Bersikap dan Berperilaku
Selain ucapan, kesopanan juga tercermin dari perilaku. Islam menganjurkan umatnya untuk bersikap lembut, tidak tergesa-gesa, serta memperhatikan perasaan orang lain.
Saat berbicara dengan orang tua, guru, atau yang lebih tua, Islam mengajarkan untuk merendahkan suara, menjaga pandangan, dan bersikap hormat.
Dalam QS. Al-Isra’: 23, Allah memerintahkan untuk tidak berkata "ah" sekalipun kepada orang tua sebagai bentuk penghormatan.
Adab Bertemu dan Berinteraksi dengan Orang Lain
Islam sangat memperhatikan adab dalam berinteraksi, termasuk memberi salam, senyum, dan bersikap ramah.