IFA.id -- Ukhuwah Islamiyah, atau persaudaraan dalam Islam, adalah nilai luhur yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat yang damai.
Dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan pendapat dan pandangan adalah hal yang wajar. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, perbedaan tersebut bisa berubah menjadi perselisihan yang merusak ukhuwah.
Menjaga keharmonisan dan menghindari konflik adalah wujud nyata dari akhlak mulia dan bukti cinta kita kepada sesama Muslim. Lantas, bagaimana cara kita menghindari perselisihan dan tetap menjaga ukhuwah Islamiyah?
Baca Juga: Membangun Kembali Hubungan yang Renggang dengan Kesabaran dan Keikhlasan
Pahami Bahwa Perbedaan Adalah Sunnatullah
Allah menciptakan manusia dengan latar belakang, karakter, dan pandangan hidup yang berbeda. Dalam Al-Qur'an (QS. Al-Hujurat: 13), Allah berfirman bahwa perbedaan adalah sarana untuk saling mengenal, bukan untuk saling berselisih. Kesadaran ini akan membuat kita lebih toleran dalam menghadapi perbedaan.
Utamakan Husnuzan dan Jauhi Suuzan
Salah satu pemicu utama perselisihan adalah prasangka buruk. Islam mengajarkan untuk senantiasa berhusnuzan, berpikir baik terhadap saudara kita. Jangan terburu-buru menilai orang lain dari sudut pandang sendiri. Klarifikasi sebelum menyimpulkan sesuatu adalah langkah bijak untuk mencegah salah paham.
Jaga Lisan dan Hindari Ghibah
Lisan adalah senjata yang bisa menyatukan, namun juga bisa memecah belah. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa menjaga lisan adalah kunci dari keselamatan.
Hindari membicarakan keburukan orang lain (ghibah), menyebarkan fitnah, atau menyulut emosi dengan kata-kata tajam. Berbicaralah dengan lemah lembut, karena tutur kata yang baik mampu meredakan ketegangan.
Latih Diri untuk Bersabar dan Mengalah
Dalam banyak situasi, menghindari perselisihan bukan berarti kalah, melainkan menunjukkan kedewasaan dan keikhlasan.
Kesabaran adalah sifat yang dicintai Allah. Ketika kita mampu mengalah demi menjaga ukhuwah, kita sebenarnya sedang menundukkan ego demi kemaslahatan bersama.
Selesaikan Masalah dengan Musyawarah